Beritabanten.com – Banjir yang melanda Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Tangerang Selatan (Tangsel) belum juga surut hingga Jumat (23/1).

Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas belajar mengajar terganggu, sehingga pihak sekolah memutuskan untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sementara waktu.

Genangan air diduga tidak hanya disebabkan oleh tingginya intensitas hujan, tetapi juga akibat saluran drainase di sekitar sekolah yang tersumbat. Seorang warga sekitar menyebut, air sulit mengalir dan tetap menggenang meskipun hujan telah berhenti.

Berbagai langkah penanganan telah dilakukan untuk mengurangi genangan. Pihak sekolah dilaporkan telah meminta bantuan kepada sejumlah pihak, termasuk petugas pemadam kebakaran dan layanan sedot WC. Namun, upaya tersebut belum mampu mengatasi banjir secara optimal.

Akibat genangan yang masih terjadi, lingkungan sekolah dinilai tidak aman dan tidak mendukung untuk kegiatan belajar tatap muka.

Demi menjaga keselamatan serta kenyamanan peserta didik, SMAN 4 Tangerang Selatan akhirnya memberlakukan PJJ hingga kondisi dinyatakan kembali normal.

Hingga kini, warga dan pihak sekolah berharap adanya perhatian serta penanganan yang lebih serius terhadap sistem drainase di sekitar lokasi.

Perbaikan dinilai perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak terus berulang, terutama saat musim hujan. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com