Beritabanten.com — Bulan Ramadhan merupakan waktu yang penuh berkah bagi umat Muslim, di mana mereka diwajibkan menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Namun, bagi sebagian wanita, datangnya haid bisa menjadi tantangan tersendiri karena mereka tidak dapat menjalankan ibadah puasa dan sholat.

Meski demikian, wanita haid tetap memiliki kesempatan untuk memperoleh pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjalankan amalan-amalan tertentu.

Berikut adalah beberapa amalan yang boleh dilakukan oleh wanita haid selama bulan Ramadhan, seperti yang dilansir dari laman mui.or.id:

1.Memperbanyak Dzikir dan Sholawat

Wanita haid tetap diperbolehkan untuk memperbanyak dzikir dan sholawat. Dengan melantunkan kalimat thayyibah seperti tahmid, tasbih, takbir, dan lainnya, seorang wanita dapat meraih ketenangan jiwa dan pahala.

Rasulullah SAW bersabda, “Bertasbih 100 kali maka ditulislah untuknya 1000 kebaikan atau dihapus darinya 1000 kesalahan.” (HR. Imam Muslim)

2.Murajaah atau Pengulangan Hafalan Al-Qur’an

Meski wanita haid tidak diperbolehkan menyentuh atau membawa mushaf Al-Qur’an, mereka tetap bisa mengulang hafalan Al-Qur’an. Larangan ini tidak menghalangi mereka untuk mendapatkan pahala membaca Al-Qur’an.

3.Istiqamah Istighfar

Istighfar adalah amalan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Wanita haid tetap dapat beristighfar untuk memohon ampunan dan mendapatkan keutamaan yang besar.

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang istiqamah membaca Istighfar, maka Allah akan memberinya jalan keluar dari setiap kesulitan, kebahagiaan dari setiap kesusahan, dan rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka.” (HR. Imam Abu Dawud)

4.Menjaga Kebersihan

Menjaga kebersihan tubuh selama haid sangat dianjurkan dalam Islam. Mitos yang mengatakan bahwa wanita haid tidak boleh menyisir rambut atau memotong kuku adalah salah.

Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk tetap menjaga kebersihan dalam kondisi apapun. A’isyah r.a. pernah mengikuti haji bersama Nabi SAW dan mengalami haid. Nabi SAW pun mengatakan kepadanya, “Tinggalkan umrahmu, lepas ikatan rambutmu dan bersisir-lah…” (HR. Bukhari & Muslim)

Dengan amalan-amalan ini, wanita haid dapat tetap mendapatkan keberkahan dan pahala di bulan Ramadhan. (Sra)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com