Beritabanten.com – “Ibu bisa menggantikan siapapun tapi tidak bisa digantikan oleh siapapun”. Demikian kalimat tersebut disampaikan sosok perempuan hebat nan inspiratif, Airin Rachmi Diany.

Kalimat itu ia sampaikan saat menghadiri seminar nasional peringatan hari ibu yang diselenggarakan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta’, kemarin.

Pada kesempatan itu, mantan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany  menyampaikan betapa pentingnya sosok ibu dalam kehidupan kita. Baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, agama dan negara.

Menurut Airin, momentum hari Ibu harus menjadi refleksi bagi semua.

“Bahwa Ibu bisa menggantikan siapapun tapi tidak bisa digantikan oleh siapapun,” tegas Airin.

Dalam sesi acara ini, Airin juga mendapatkan penghargaan UIN Award 2022. Pemberian UIN Award 2022 disampaikan langsung Rektor UIN Jakarta Amany Lubis MA kepada para penerima.

Airin dianugerahi UIN Award 2022 sebagai Inspiring Women bidang Politik atas kiprahnya selama memimpin Tangerang Selatan.

Diketahui, kegiatan ini menghadirkan para perempuan hebat di antaranya, Menteri Sosial-Tri Rismaharini; Menteri KPPA, Menteri Ketenagakerjaan, Mantan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hadir juga sebagai pembicara yakni istri dari Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Tini Indrayanthi Benyamin Davnie.

Tini juga dianugerahi UIN Award 2022 dalam kapasitasnya sebagai tokoh perempuan yang peduli dengan pemberdayaan perempuan dalam bidang ekonomi kreatif dan disabilitas di Tangerang Selatan.

Diketahui, pemberian UIN Award kepada tokoh nasional, lokal, dan sivitas akademi berprestasi diberikan sebagai bagian dari Peringatan Hari Ibu yang jatuh pada setiap tanggal 22 Desember.

Hari Ibu yang digelar UIN Jakarta kali ini diselenggarakan dengan tajuk “Multi Peran Perempuan dalam Bingkai Hari Ibu”.

Rektor UIN Jakarta Amany Lubis, menjelaskan bahwa tema hari ibu tahun ini sengaja dipilih dengan menyebutkan multi peran ibu di berbagai bidang.

“Tidak hanya dalam lingkup pendidikan anak, tapi juga dalam lembaga pendidikan, sosial, ekonomi, dan politik,” katanya.

Sementara untuk penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kiprah dan prestasi masing-masing penerima, baik individu maupun lembaga.

Apresiasi yang sebagian besar diberikan kepada perempuan ini, jelasnya, diberikan sebagai dukungan positif atas kiprah mereka dalam momentum Hari Ibu.

“Kali ini kita memberikan apresiasi kembali, doa, agar perempuan-perempuan indonesia makin maju dan berkiprah positif,” ujarnya. [Red]

Bagikan:





Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com