Beritabanten.com – Di tepian Sungai Ogan, tepat di kawasan Kertapati, terdapat sebuah dermaga yang memiliki peran penting sebagai penghubung transportasi sungai dan darat. Dermaga ini berada berdampingan dengan Stasiun Kertapati, stasiun kereta api terbesar dan tersibuk di Sumatera Selatan. Lokasi strategis tersebut menjadikan kawasan ini sebagai salah satu simpul mobilitas masyarakat di Kota Palembang.

Dermaga Kertapati terletak di kawasan muara Sungai Ogan, tidak jauh dari pertemuannya dengan Sungai Musi. Sungai Ogan sendiri merupakan salah satu sungai utama di Sumatera Selatan yang bermuara di Kertapati sebelum menyatu dengan Sungai Musi. Kondisi ini menjadikan kawasan dermaga memiliki panorama khas perairan Palembang dengan lalu lintas kapal dan perahu yang cukup aktif.

Pada masa pengembangan transportasi sungai Palembang, dermaga di sisi Stasiun Kertapati pernah menjadi titik integrasi antara kereta api, angkutan darat, dan bus air. Bahkan, kawasan ini dikenal memiliki akses langsung menuju layanan transportasi sungai yang menghubungkan berbagai kawasan di sepanjang Sungai Musi dan Ogan.

Aktivitas di sekitar dermaga tidak hanya didominasi oleh penumpang. Kapal-kapal pengangkut barang, perahu nelayan, hingga transportasi masyarakat lokal kerap terlihat melintas. Keberadaan dermaga juga mendukung aktivitas ekonomi warga Kertapati yang sebagian kehidupannya masih bergantung pada jalur sungai sebagai sarana distribusi dan mobilitas. (AstraOtoshop)

Di sisi lain, keberadaan Stasiun Kertapati yang berdiri sejak 1915 menambah nilai historis kawasan tersebut. Stasiun ini berada di dekat pertemuan Sungai Ogan dan Musi, sehingga sejak era kolonial telah menjadi pusat pergerakan manusia dan logistik di wilayah Palembang bagian selatan.

Saat matahari mulai terbenam, kawasan Dermaga Kertapati menawarkan pemandangan yang menarik. Siluet kapal yang melintas di Sungai Ogan, aktivitas warga di tepian sungai, serta lalu lalang kereta yang keluar-masuk stasiun menciptakan suasana khas yang sulit ditemukan di tempat lain. Perpaduan transportasi sungai dan rel kereta menjadikan kawasan ini sebagai salah satu wajah penting sejarah dan mobilitas Kota Palembang.

Dermaga Kertapati menjadi saksi hidup pertemuan transportasi sungai dan kereta api di Palembang. Dari aktivitas perahu rakyat hingga lalu lintas kereta antarkota, kawasan ini terus memainkan peran penting sebagai gerbang mobilitas masyarakat Sumatera Selatan. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com