Beritabanten.com – Ledakan diduga akibat kebocoran gas di Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang mendapat penangan cepat dan tepat.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan yang meninjau langsung lokasi ledakan, tempat pengungsian dan perawatan korban, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Tangsel terpantau melakukanan penangan baik.
“Pemkot Tangsel hadir untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik,” jelas Pilar, dikutip redaksi dari laman resmi Pemkot Tangsel pada Senin 15 September 2025.
Dia mengaku telah menjenguk korban luka bakar yang masih dirawat di RS Hermina Ciputat dan untuk korban dengan luka berat telah dirujuk ke RS Tarakan.
“Seluruh biaya perawatan korban ditanggung melalui BPJS dan mekanisme pembiayaan yang tersedia. Yang utama adalah memastikan mereka mendapat perawatan secepatnya,” ujar Pilar.
Selain itu, kata dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, dan BAZNAS Tangsel telah menyalurkan bantuan logistik untuk para pengungsi, mulai dari makanan, kebutuhan bayi, hingga dapur umum.
Berdasarkan data BPBD Kota Tangsel, korban tercatat sebanyak 66 jiwa dan 54 orang di antaranya mengungsi sementara di musala terdekat, tetangga maupun keluarga mereka. Sementara itu, ada 7 orang korban luka-luka dan mendapatkan perawatan intensif.
Dalam kunjungan pilar ke lokasi ledakan, terlaporkan total ada 16 rumah yang rusak, di antaranya terdapat 3 rumah rusak berat, 6 rumah rusak sedang, dan 7 rumah rusak ringan.
Sementara itu, penyebab ledakan masih dalam penyelidikan kepolisian. Diduga kebocoran gas menjadi pemicu utama, setelah ditemukan empat tabung gas di lokasi.
“Kami upayakan yang terbaik untuk seluruh korban, mulai dari pemulihan kesehatan, kebutuhan sehari-hari, sampai pembangunan kembali rumah mereka. Ini musibah, dan pemerintah hadir untuk memastikan warga tidak sendirian menghadapi cobaan ini,” jelasnya.
Untuk memastikan penanganan lainnya, Pilar menggandeng jajaran Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas Sosial, serta aparat Polres dan Kodim yang sejak awal ikut membantu proses evakuasi dan penanganan bencana. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan