Beritabanten.com – Roket Eris yang dikembangkan oleh Gilmour Space Technologies mencatat tonggak sejarah baru bagi Australia sebagai roket orbital pertama yang sepenuhnya dirancang dan diproduksi di dalam negeri.
Pada uji terbang perdananya yang digelar di kawasan Bowen, Queensland, roket ini sukses meluncur dari landasan dan melayang selama 14 detik sebelum akhirnya jatuh.
Meskipun belum mencapai orbit bumi, peluncuran ini tetap dipandang sebagai keberhasilan awal. Dalam dunia penerbangan luar angkasa, terutama bagi perusahaan independen, mampu mengangkat roket dari permukaan tanah saja sudah dianggap sebagai langkah maju yang signifikan.
Pihak Gilmour Space menyampaikan kebanggaan atas hasil uji coba ini dan menyebutnya sebagai awal yang menjanjikan menuju pengembangan teknologi peluncuran roket nasional.
“Kami melihat ini sebagai awal dari sesuatu yang besar bagi industri luar angkasa Australia,” kata perwakilan perusahaan.
Gilmour Space berencana mempelajari data dari peluncuran ini secara menyeluruh sebelum melakukan uji coba lanjutan yang dijadwalkan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.
Langkah ini sekaligus menandai ambisi Australia untuk memperkuat perannya dalam industri antariksa global, khususnya di kawasan Asia-Pasifik.(Sra)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan