Beritabanten.com – Anda yang penasaran dengan masakan khas Sumatera Selatan yang diasosiasikan dengan nama Palembang harus mencoba mencicipi Pindang Tulang. Tunggu dulu, kalau mau lebih terasa sempurna bisa disertakan Sambal Nanas dan Terong Goreng.

Komponen bumbu yang sesuai dengan racikan yang telatan akan berpengaruh pada rasa di lidah. Salain itu, kesabaran dalam menjalani semua tahapan membersihkan sampai mengolah makanan akan menjadi ciri tersendiri dari sebuah masakah.

Bahkan ada yang mengatakan dalam literatur masak memasak, rasa akan lebih ditentukan oleh suasana psikologis si pemasak. Ini terbiasa terjadi dalam beberapa kasus rasa masakan yang terlampau asin dikarenakan suasan batin seorang pemasak yang sedang tidak baik-baik saja.

Jika Anda akan menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah, maka memasak Pindah Tulang khas itu Palembang bisa menjadi pilihan. Dan jika masih penasaran dengan kesempurnaan ketika menyantapnya, mengikuti kebiasaan orang Palembang, maka Anda bisa menambahkan menu Sambal Nanas dan Goreng Terong.

Ayo kita simak bahan apa saja yang dibutuhkan, bumbu dan proses yang harus diikuti agar rasa dari masakan mendekati rasa yang biasa dilakukan oleh pemasak dari orang Palembang.

Pindang Tulang

Bahan dasar Pindang Tulang adalah bagian daging dari hewan sapi, kambing bahkan ada yang beruntung dengan mendapatkan daging rusa. Daging tersebut memang dominan bertulang, karena biasanya dari bagian kaki, paha, punggung bahkan tulang iga.

Prosesnya sederahana dengan mencuci bersih tulang kemudian rebus hingga keluar busa,buang air rebusan.Rebus kembali tulang dengan air baru hingga empuk, itu yang pertama.

Kedua, tumis bumbu halus hingga harum,tambahkan serai,daun salam,daun jeruk dan lengkuas.Tumis kembali hingga pecah minyak

Ketiga, masukkan tulang dan air secukupnya,biarkan mendidih.

Keempat, larutkan asam jawa dengan air dan masukkan kedalam kuah,kecilkan api

Kelimat, masukkan irisan tomat,garam dan kaldu bubuk,koreksi rasa.Masak hingga tomat layu,matikan api dan masukkan irisan daun bawang,aduk rata dan sajikan

Sambal Nanas

Daerah Palembang menyisakan banyak jenis sambal yang biasa disantap menyertai berbagai masakan, di antara Sambal Nanas, Sambal Mangga, Sambal Cengek, Sambal Buncis, Sambal Tigo dan Sambal Embem. Kali ini akan coba mengenalkan cara membaut Sambal Nanas.

Caranya, pilihlah nanas yang matang dan segar, dikupas rapih dengan membuat sisa berlubang hitam yang ada di permukaan dan cuci secara perlahan agar nanas tidak rusak. Terus potong-potong secara merata dari permukaan sampai batang di dalamnya.

Penampakan Sambal Nanas khas Palembang yang diulek – Net.

Setelah itu siapkan Cabe Merah, Bawang Merah, Bawang Putih, Gula Merah, Terasi Bakar, dan Garem. Semua bahan itu diulek secara merata agar terasa asli yang akan berbeda dengan gambar di atas yang diblender.

Sementara nanas yang sudah dipotong tinggal diulek secara perlahan jangan sampai hancur, menjaga tekstur nanas ketika disajikan. Nah, Perbedaan diulek dan diblender akan menghilangkan bau khas nanasnya, juga hilang paduan pedas dan manis nanas.

Terong Goreng

Sajian Terong Goreng sebagi penyerta dalam menyantap nasi di daerah Palembang, dengan memilih terong yang segar, memotong sekuran panjang telunjuk lalu menggerang dengan api kecil. Jika memungkinkan diangkat dalam kondisi setengah matang sehingga wangi terongnya tetap terhirup ketika dihidangkan.

Berbeda dengan dearah Medan, terong biasa dipabar dalam api terus dikupas kulitnya sehingga rasa manis bercampur dengan aroma terbakar. Terong bakar lebih terasa manis dibandingkan dengan digoreng.

Itulah sajian khas Palembang di atas, yang jika membuat Anda penasarang jangan ragu untuk mencoba agar hari liburnya terasa lebih istimewa meski hanya dengan sajian khas nusantara. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com