Beritabanten.com – Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Kecamatan Cipondoh resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, di halaman Kantor Kecamatan Cipondoh, Rabu (2/7/2025).
Dalam sambutannya, Sekda menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an bukan sekadar bahan perlombaan, tetapi sebagai panduan hidup yang membentuk karakter generasi masa depan.
“STQ ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi merupakan momen untuk meneguhkan kembali posisi Al-Qur’an sebagai sumber nilai-nilai kehidupan,” ujar Herman Suwarman di hadapan para peserta dan tamu undangan.
Ia menambahkan bahwa membaca Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan melantunkan ayat-ayatnya, melainkan juga harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari yang mencerminkan akhlak mulia seperti kejujuran, tanggung jawab, dan integritas.
“Kita tidak hanya membutuhkan generasi yang mahir membaca Al-Qur’an, tetapi juga yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai Qur’ani dalam keseharian—di rumah, sekolah, tempat kerja, dan ruang publik,” tegasnya.
Menurut Herman, STQ juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menanamkan nilai-nilai spiritual kepada anak-anak sejak dini, khususnya di tengah derasnya pengaruh modernisasi dan tantangan moral generasi muda.
“Al-Qur’an mengajarkan nilai-nilai universal seperti kasih sayang, disiplin, dan kejujuran. Ini yang perlu kita hidupkan kembali dalam keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial,” tambahnya.
Ia berharap penyelenggaraan STQ kali ini bisa menjadi langkah awal bagi peserta untuk tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya religius, tetapi juga kontributif bagi masyarakat, serta mampu mengharumkan nama Cipondoh dan Kota Tangerang di tingkat lebih tinggi.
“Saya percaya, anak-anak yang tampil hari ini bukan sekadar calon juara, tapi juga calon pemimpin masa depan dengan akhlak yang terpuji,” kata Herman dengan penuh optimisme.
Sebagai informasi, STQ Kecamatan Cipondoh Tahun 2025 diikuti oleh 122 peserta yang bertanding dalam berbagai kategori, antara lain Tilawah Remaja (34 peserta), Hafalan Qur’an 10 Juz (27 peserta), Qiro’atul Kutub Ula (27 peserta), dan Syarhil Qur’an (18 grup). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 2 hingga 3 Juli 2025. (Nul)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan