Beritabanten.com – Udara cerah mengiringi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan yang menggelar penyembelihan hewan kurban di pelataran Gedung Kelembagaan MUI, Jalan Siliwangi No. 2, Pamulang, Kota Tangsel, pada Senin (9/6/2025).

Terdapat satu ekor sapi dan dua ekor kambing yang sejak pagi pagi hari disembelih oleh para pengurus harian MUI bersama anggota Juru Sembelih Halal (Juleha) Kota Tangsel.

Panitia kurban tampak sigap membagi peran, mulai dari menguliti, memotong daging, hingga membuang jeroan. Semua yang hadir turut ambil bagian dalam kegiatan  menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 2025.

Ketua Umum MUI Tangsel, KH Saidih, menyampaikan bahwa kurban mengandung makna mendalam tentang ketaatan dan kepatuhan kepada Allah SWT.

Pimpinan Yayasan Dasrul Hikman itu menegaskan bahwa ibadah kurban merupakan refleksi dari keteladanan Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya atas perintah Allah.

“Kurban mencerminkan kesediaan untuk tunduk pada perintah-Nya, meskipun itu berat,” ujar KH Saidih.

Ia mengutip Al-Qur’an dalam Surah Al-Hajj ayat 37, yang menyatakan bahwa yang sampai kepada Allah bukanlah daging dan darah hewan kurban, melainkan ketakwaan dari orang yang berkurban.

Dari aspek sosial, lanjutnya, kurban juga mengajarkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.

“Daging kurban dibagikan kepada orang-orang miskin dan yang membutuhkan. Ini mengajarkan tentang solidaritas, kasih sayang, dan pemerataan dalam berbagi. Kurban juga menjadi sarana untuk membersihkan harta, menjauhkan diri dari sifat kikir, dan melatih keikhlasan dalam memberi,” tambahnya.

Secara spiritual, KH Saidih menjelaskan bahwa berkurban adalah bentuk pengorbanan diri demi meraih nilai-nilai yang lebih tinggi, yaitu kecintaan kepada Allah SWT yang seharusnya mengalahkan cinta terhadap hal-hal duniawi.

Sementara itu, Wakil Ketua MUI Tangsel, KH Hasan Mustofi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan kurban tahunan di lingkungan MUI.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan hewan kurbannya kepada MUI.

“Alhamdulillah hari ini MUI kembali menyembelih hewan kurban. Kami ucapkan terima kasih kepada para donatur. Semoga niat berkurban ini dibalas pahala oleh Allah SWT,” ucapnya.

KH Hasan menambahkan, kurban tidak sekadar menyembelih hewan secara fisik, tetapi merupakan bentuk penyerahan diri secara total kepada Allah SWT sebagai wujud ketaatan seorang mukmin.

“Dengan berkurban, seseorang menyisihkan hartanya sebagai bekal untuk akhirat. Yang dinilai bukan banyaknya hewan yang dikurbankan, tetapi ketulusan dan keikhlasan hati dalam menjalankan perintah Allah,” jelasnya.

Daging kurban kemudian dibagikan kepada pengurus, anggota MUI, dan masyarakat sekitar. Harapannya, semua warga dapat ikut merasakan kebahagiaan dan keberkahan Idul Adha melalui santapan daging kurban.

“Semoga rasa syukur kita semakin meningkat atas segala nikmat yang telah Allah berikan: nikmat Islam, nikmat kesehatan, dan nikmat-nikmat lainnya,” pungkasnya. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com