Beritabanten.com – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Asep Jatnika merilis penambahan hewan kurban berpenyakit.

Idul Adha 1446 H/2025 disambut dengan sikap hati-hati dalam memilih hewan kurban agar terhindar dari penyakit.

​”Saat ini kita menemukan adanya indikasi PMK (Penyakit Mulut dan Kuku, Red) pada delapam ekor sapi. Jumlah tersebut terdapat di dua lapak penjualan hewan kurban,” ujar Asep, dikutip dari RRI, Rabu (28/5/2025).

​Adapun lapaknya, dikatakan, terletak si Kecamatan Kelapa Dua Sepatan Timur.

“Kami sudah menemukan dibeberapa tempat dan terbaru ada dua tempat tapi sudah berlangsung sembuh,” katanya.

​Dia memastikan bersama jajaran langsunh sidak ke lokasi tersebut sekaligus pengobatan penyakit PMK itu.

“Sudah kami lakukan observasi kemudian penanganan pemeriksaan, kemudian pengobatan juga isolasi,” jelasnya.

​Selain itu, menurunkan 100 dokter hewan untuk memeriksa kesehatan hewan kurban jelang Iduladha 2025.

Mereka pun diberi pembekalan terlebih dahulu soal teknis pemeriksaan hingga ciri-ciri penyakit pada hewan kurban.

​”Kami pada tahun ini menurunkan 100 petugas pemeriksaan hewan kurban. Mereka melihat atau memperiksa semua lapak-lapak yang ada di Kabupaten Tangerang,” kata dia.

​Asep menyatakan para petugas akan memeriksa 655 lapak hewan kurban yang tersebar di seluruh kawasan Kabupaten Tangerang.

“Tahun kemarin kami sudah menemukan ada 655 lapak yang sudah kami periksa, tahun ini apakah naik atau tidak nanti kami akan lihat,” ucap Asep.

​Pada hari Senin (26/5/2025), DPKP Kabupaten Tangerang menemukan dua hewan kurban bergejala penyakit menular.  (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com