Beritabanten.com – Lomba lari yang melibatkan anak kecil menjadi benih kebangkitan semangat olahraga sejak dini untuk mengukir prestasi di masa mendatang.

Mereka ternya mampu memperlihatkan kemampuan secara profesinal dengan dukungan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel).

Mereka terpantau mengikukti Kejuaraan Olahraga Usia Dini di Pamulang Community Center (PCC) beberapa waktu lalu dalam berbagai cabang olahrga di antaranya atletik, sepatu roda, dan voli.

Menurut Kasie Prestasi Dispora Kota Tangsel, Gatot Sukartono, acara tersebut mendapat perhatian banyak orang yang terbukti banyak anak-anak mengikkutinya.

“Seluruh cabor diserbu oleh antusias para peserta yang luar biasa. Seperti halnya cabor, atletik yang diikuti hingga 500 atlet cilik,” katanya, Rabu (30/4/2025)

Dia contohkan cabang lomba atletik yang sangat meriah dengan para atlet berjuang memperlihatkan semangatnya. Langkah kecil namun penuh kecepatan dipertunjukkan para peserta.

“Ada beberapa kategori yang diperlombakan. Ada kategori lari 30 meter untuk tingkat Taman Kanak-kanak putra dan putri, selanjutnya nomor lari 30 meter dan 60 meter untuk tingkat Sekolah Dasar sederajat putra dan putri. Lalu juga ada nomor estafet mix untuk tingkat SD/sederajat yang memperlihatkan kekompakan tim para peserta,” ujar Gatot, Selasa (29/4).

Selain atletik, perlombaan lainnya yang juga diserbu oleh para peserta adalah cabang olahraga sepatu roda. “Sepatu roda ini diikuti oleh 180 peserta dari berbagai klub di Tangerang Selatan, Bogor, Kota Tangerang, dan Serang,” tuturnya.

Dalam cabor ini, para atlet tidak hanya saling unjuk kecepatan semata. “Mereka dalam meluncur melewati lintasan dengan fokus dan determinasi. Kejuaraan ini lebih dari sekadar adu kecepatan, melainkan juga wadah pengembangan potensi atlet muda,” imbuhnya.

Untuk cabang olahraga voli diikuti oleh klub dari masing-masing kecamatan. “Ada tujuh klub voli. Jadi masing-masing kecamatan mengirimkan perwakilannya,” lanjut Gatot.

Melalui ajang ini, Dispora Kota Tangsel memiliki maksud dan tujuan yang besar. Bukan hanya sekadar mencari pemenang, melainkan menyaring bibit-bibit unggul sejak di usia dini.

“Tentunya melalui ajang ini kita akan melihat bibit-bibit dan potensi dari atlet-atlet cilik yang ada di Tangsel. Sehingga bakat yang dimiliki dapat tersalurkan dengan baik,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com