Beritabanten.com – Pendalaman polisi atas kasus penggelapan mobil dan penembakan terhadap bos rental mobil berinisial IA (48) di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak membuahkan hasi.

Polisi berhasil membekuk empat pelaku dan satu lainnya masih dalam pengejaran.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief Nazaruddin Yusuf, menyebutkan bahwa empat tersangka telah diamankan dengan upaya paksa.

“Namun, satu pelaku lain masih dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” ujarnya pada Senin, 10 Februari 2025.

Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Aryo Seto menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari penyewaan mobil Honda Brio berwarna oranye dengan nomor polisi B2694KZO oleh seorang warga Pandeglang, AS.

Mobil tersebut disewa dari Taman Raya Rajeg, Kabupaten Tangerang, lalu diserahkan kepada IH yang kini menjadi buronan.

IH diduga memalsukan dokumen penyewaan, termasuk KTP dan KK atas nama AS, sebelum menjual mobil tersebut.

IH menyerahkan mobil kepada RH, yang menjualnya kepada IS seharga Rp23 juta. Mobil tersebut akhirnya dijual kembali kepada seorang anggota TNI AL melalui perantara SJ dengan harga Rp40 juta.

Kejadian mencapai puncaknya saat terjadi penembakan di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak, yang mengakibatkan satu orang meninggal dan satu lainnya terluka.

Tiga anggota TNI AL terlibat dalam insiden tersebut, yakni Sertu AA, Sertu RH, dan Kelasi Kepala BA, yang dikabarkan dikeroyok oleh sekitar 15 orang tak dikenal.

Salah satu dari mereka kemudian melepaskan tembakan yang menyebabkan korban jiwa.

Ketiga anggota TNI AL kini tengah menjalani penyelidikan di Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal).

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI, Laksamana Madya TNI Denih Hendrata, menegaskan bahwa pihak TNI Angkatan Laut akan memproses kasus ini secara transparan dan tegas, tanpa menutup-nutupi.

Polisi terus mengembangkan penyelidikan dengan memeriksa 13 saksi, termasuk petugas yang menangkap para tersangka. Pengejaran terhadap pelaku yang masih buron juga terus dilakukan. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com