Beritabanten.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon mengingatkan masyarakat untuk tetap siaga terhadap kemungkinan terjadinya bencana Hidrometeorologi, yang dapat terjadi kapan saja, seiring dengan berlanjutnya musim hujan yang diprediksi akan berlangsung hingga Maret 2025.

Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi, mengungkapkan bahwa menurut ramalan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim hujan diperkirakan masih akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan, yakni hingga Maret 2025.

“Musim hujan diperkirakan akan terus berlanjut hingga Februari dan Maret, oleh karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi,” kata Suhendi, Jumat (31/1/2025).

Menurutnya, di Cilegon, bencana Hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung merupakan hal yang perlu diwaspadai. Musim hujan yang dimulai pada Desember 2024 ini berpotensi memicu berbagai bencana terkait cuaca ekstrem.

“Musim hujan sudah dimulai sejak Desember 2024, dan kita perlu mewaspadai bencana Hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, pohon tumbang, dan angin puting beliung,” tambah Suhendi.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Cilegon telah menyiagakan 30 personel yang akan bertugas untuk memantau dan menangani potensi bencana. Mereka akan bertugas dalam sistem shift, dengan sekitar 10 orang bertugas setiap harinya.

“Untuk memaksimalkan kesiapsiagaan, kami menyiagakan sekitar 30 personel yang akan bertugas dalam shift, dengan 10 orang yang aktif setiap hari,” jelas Suhendi.

Dengan adanya kesiapan dan imbauan dari BPBD, diharapkan masyarakat lebih waspada dan siap mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi dampak bencana yang mungkin terjadi selama musim hujan ini. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com