Beritabanten.com – Beberapa hari yang lalu, jagat maya dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan seorang pemuda yang tampak terluka parah dan mengaku sebagai korban begal.

Video tersebut cepat tersebar luas di media sosial dan banyak warganet yang ikut mengirimkan video kejadian tersebut ke akun #infoserang. Banyak yang merasa prihatin dan menanggapi dengan berbagai spekulasi terkait peristiwa tersebut.

Namun, Polresta Serang Kota melalui penyelidikan yang mendalam akhirnya mengungkapkan kebenaran di balik kejadian tersebut. Ternyata, pemuda yang mengaku sebagai korban begal itu bukanlah seorang korban pencurian dengan kekerasan seperti yang diceritakan, melainkan seorang pelaku tawuran yang mengalami luka-luka akibat perkelahian antar kelompok.

Kapolresta Serang Kota, AKBP Sigit Prabowo, dalam keterangannya menjelaskan bahwa setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dan penyelidikan, pihaknya menemukan fakta bahwa kejadian tersebut tidak terkait dengan aksi begal.

“Korban yang sebelumnya mengaku dibegal, ternyata luka-lukanya akibat tawuran dengan kelompok lain. Kami akan terus mendalami kasus ini untuk memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut,” ujarnya.

Kasus ini menambah catatan penting tentang maraknya hoaks dan informasi palsu yang sering kali beredar di media sosial. Polresta Serang Kota menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi dan selalu memverifikasi sumber sebelum menyebarluaskannya.

Penyelidikan ini juga mengungkapkan bahwa video yang tersebar di media sosial tersebut sudah dimanipulasi untuk memberi kesan bahwa pemuda tersebut adalah korban begal, padahal pada kenyataannya dia merupakan salah satu pelaku tawuran yang tengah berusaha mengalihkan perhatian.

Polresta Serang Kota kini fokus untuk menindaklanjuti kasus tawuran yang terjadi dan memproses pihak-pihak yang terlibat sesuai dengan hukum yang berlaku. (Sra)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com