Beritabanten.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengoptimalkan layanan pengaduan masyarakat melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR).
Firman, Pranata Humas Ahli Muda dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangsel, mengungkapkan bahwa jumlah aduan masyarakat melalui SP4N-LAPOR pada tahun 2024 menunjukkan tren fluktuatif.
“Dari Januari hingga Oktober, tercatat sebanyak 997 pengaduan telah diterima, dan seluruhnya telah ditindaklanjuti,” kata Firman pada Kamis, 28 November 2024, di Tangerang Selatan.
Ia menambahkan, Kecamatan Pamulang, menjadi wilayah dengan jumlah aduan tertinggi, yaitu sebanyak 65 laporan, diikuti oleh Kecamatan Ciputat dan Serpong.
Dinas Sosial menjadi instansi yang paling banyak menerima laporan, dengan total 643 pengaduan.
Firman menjelaskan bahwa seluruh laporan tersebut telah ditindaklanjuti dalam waktu satu hari, dengan proses verifikasi maksimal tiga hari.
Durasi penyelesaian laporan bergantung pada tingkat pengawasannya. Laporan tanpa pengawasan diselesaikan dalam 14 hari kerja, sedangkan laporan dengan pengawasan membutuhkan waktu hingga 60 hari kerja.
Kategori pengaduan tertinggi pada SP4N-LAPOR di Tangsel adalah masalah pencemaran lingkungan, dengan total 68 laporan, disusul oleh masalah ketertiban umum dan perlindungan masyarakat sebanyak 56 laporan. (Azk)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan