Beritabanten.com – Awas! Jangan menganggap remeh kebiasaan  menunda atau makan telat. Ini bisa berdampak pada kesehatan tubuh dan cukup serius jika terus-menerus dilakukan.

Banyak orang yang sering melewatkan waktu makan karena kesibukan, padahal makan telat dapat mempengaruhi metabolisme tubuh, mood, dan bahkan meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan jangka panjang.

Menurut ahli gizi, makan telat bisa mengganggu proses metabolisme tubuh. Ketika tubuh tidak mendapatkan asupan makanan pada waktunya, tubuh akan merasa kelaparan dan mulai membakar cadangan energi dalam bentuk glikogen yang ada di hati dan otot.

Jika telat makan ini berlangsung terus-menerus, tubuh bisa mengalami penurunan kadar gula darah, yang berisiko menyebabkan pusing, lemas, dan bahkan gangguan pada konsentrasi.

Selain itu, kebiasaan telat makan dapat mempengaruhi kadar hormon yang berperan dalam rasa lapar dan kenyang, seperti hormon ghrelin dan leptin.

Telat makan secara teratur dapat meningkatkan kadar hormon ghrelin yang merangsang rasa lapar, membuat seseorang cenderung makan lebih banyak saat waktu makan tiba, dan berisiko mengalami peningkatan berat badan.

Tidak hanya itu, telat makan juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti perut kembung atau maag.

Dampak lainnya yang harus diwaspadai adalah stres dan gangguan mood. Ketika tubuh kekurangan asupan makanan, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres.

Kadar kortisol yang tinggi dapat meningkatkan kecemasan, mudah marah, dan gangguan tidur.

Oleh karena itu, menjaga pola makan yang teratur dan menghindari kebiasaan telat makan sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan emosional.

Untuk itu, penting bagi kita untuk memprioritaskan makan tepat waktu, meskipun di tengah kesibukan. Mengatur jadwal makan yang teratur dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah, mendukung fungsi metabolisme, dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Jika Anda merasa kesulitan dengan waktu makan, cobalah untuk membawa camilan sehat atau meal prep agar dapat tetap makan dalam jangka waktu yang tepat.

Dengan begitu, meskipun telat makan mungkin terlihat sepele, dampaknya bagi tubuh bisa cukup signifikan.

Mengatur pola makan yang sehat dan disiplin adalah langkah penting untuk menjaga tubuh tetap bugar dan terhindar dari masalah kesehatan yang tidak diinginkan. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com