Beritabanten.com – Brigade Pelajar Islam Indonesia (PII) Banten menggelar acara nonton bareng (nobar) film Bila Esok Ibu Tiada pada Kamis malam, diikuti oleh lebih dari 100 pelajar dan anak yatim di Studio 2 Bioskop XXI Transmart Cilegon.
Setelah film selesai, acara dilanjutkan dengan deklarasi Anti Tawuran dan Kota Ramah Anak yang dipimpin oleh Pjs. Komandan Brigade PII Banten, Hery Yuanda.
Deklarasi ini bertujuan untuk menanamkan semangat kedamaian dan kesadaran sosial di kalangan pelajar.
Para peserta membacakan ikrar yang menegaskan komitmen mereka untuk menolak kekerasan dan menciptakan lingkungan yang ramah anak.
Mereka berjanji untuk berkontribusi dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan di sekolah dan masyarakat.
Hery Yuanda mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah untuk menciptakan pelajar yang peduli terhadap lingkungan sosial, dengan menekankan bahwa kekerasan bukanlah solusi.
“Kami berharap mereka menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan lingkungan aman dan harmonis,” ujarnya.
Selain deklarasi, acara juga diwarnai dengan sesi simbolis cap tangan warna-warni di atas kanvas, sebagai tanda komitmen peserta untuk menjauhi kekerasan.
Para peserta, termasuk anak-anak yatim, berpartisipasi dalam sesi ini dengan antusias.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk produser film Bila Esok Ibu Tiada, yang turut mengapresiasi inisiatif Brigade PII Banten. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan