Beritabanten.com – Sebanyak lebih dari 1.800 penyandang disabilitas di Kota Cilegon akan menyalurkan hak pilih mereka di Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Oleh karena itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon diminta untuk menyediakan akses dan fasilitas yang mendukung bagi para penyandang disabilitas tersebut.

Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Cilegon, Adik Rifai, menyampaikan bahwa berdasarkan data KPU Kota Cilegon, terdapat sekitar 1.800 penyandang disabilitas di Cilegon, mayoritas dari mereka adalah tunagrahita.

“Data kami mencatat 1.706 orang, sementara di KPU ada 1.800 orang, sebagian besar adalah tunanetra yang memiliki hak pilih,” kata Adik kepada wartawan, Senin (14/10/2024).

Adik juga menyebutkan bahwa pada Pemilu 2024 kemarin, dari 1.800 penyandang disabilitas tersebut, hampir 80 persen menyalurkan hak pilihnya di TPS. “Sekitar 75 hingga 80 persen berpartisipasi. Oleh karena itu, saya mengajak kembali penyandang disabilitas di Cilegon untuk proaktif dan mendorong partisipasi non-disabilitas,” ujarnya.

Untuk meyakinkan penyandang disabilitas agar menyalurkan hak pilihnya di TPS, Adik Rifai menyampaikan bahwa selain sosialisasi yang dilakukan bersama KPU, ia juga secara langsung turut melakukan sosialisasi tersebut.

“Sebelumnya KPU sudah memberikan sosialisasi, kita harus yakin, jangan sampai dalam lima tahun ke depan kita kehilangan hak apapun karena tidak menggunakan hak suara,” ujarnya. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com