Beritabanten.com – Puluhan rumah di tiga kecamatan di Kabupaten Pandeglang mengalami kerusakan dari ringan hingga berat akibat hujan deras disertai angin puting beliung yang terjadi pada Sabtu, 28 September 2024 sekitar pukul 13.40 WIB.

Ketiga kecamatan yang terdampak bencana ini adalah Kecamatan Bojong, Sindangresmi, dan Labuan di Kabupaten Pandeglang.

Selain merusak rumah, angin puting beliung juga menyebabkan banyak pohon tumbang yang menimpa atap rumah dan kabel listrik, sehingga aliran listrik terputus sementara.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, melalui Sekretaris BPBDPK Nana Mulyana, menyampaikan rasa prihatin atas bencana angin puting beliung yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Pandeglang.

“Menurut data sementara (per Sabtu, 28 September pukul 17.00 WIB) yang diterima BPBDPK, belasan rumah mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu, 28 September 2024.

Rumah-rumah yang mengalami kerusakan tersebar di Kecamatan Bojong sebanyak tujuh unit dan di Kecamatan Sindangresmi sebanyak empat unit. Sementara itu, data untuk Kecamatan Labuan belum diterima.

“Untuk Kecamatan Bojong dan Sindangresmi, camatnya (Camat Bojong Furkon dan Camat Sindangresmi Muklis Arifin) langsung melaporkan serta turun ke lapangan bersama BPBD untuk memeriksa lokasi bencana. Mereka juga turut menyalurkan bantuan logistik,” ujarnya.

Bantuan logistik dasar yang diberikan meliputi beras, selimut, dan barang lainnya.

“Sementara itu, korban bencana yang rumahnya rusak berat mengungsi di rumah saudara atau tetangga. Informasi ini disampaikan oleh camat,” katanya.

Nana juga menambahkan bahwa kejadian angin puting beliung tidak menyebabkan korban luka maupun korban jiwa. “Tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Plt Camat Bojong, Furkon, menyebutkan bahwa sementara ini terdapat tujuh rumah warga yang rusak akibat bencana angin puting beliung. “Data ini masih sementara, satu di antaranya mengalami kerusakan berat,” ungkapnya.

Rumah yang rusak berat tersebut milik seorang janda bernama Rumsiah (56), warga Kampung Citumenggung RT 13 RW 04, Desa Citumenggung, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang.

“Kami sangat prihatin dengan musibah ini, dan kami bersama BPBDPK segera turun ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan logistik,” tuturnya. (rzm)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com