Beritabanten.com – Pernyataan ayah Davina Karamoy kembali mencuat dan menjadi perhatian publik seiring ramainya isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama aktris tersebut.
Davina belakangan dituding terlibat sebagai orang ketiga dalam rumah tangga seorang mantan menteri, sehingga memicu berbagai reaksi di media sosial.
Isu tersebut membuat warganet kembali mengingat pernyataan Davina saat membahas perannya sebagai pelakor dalam film Ipar Adalah Maut.
Pernyataan itu disampaikan ketika ia menjadi tamu di podcast Vincent dan Desta yang tayang di kanal YouTube Vindes pada Senin (15/12/2025).
Dalam podcast tersebut, Davina menceritakan respons sang ayah, Yesky Askiando Karamoy, setelah menonton aktingnya di film tersebut.
Ia menyebut ayahnya memberikan apresiasi atas totalitasnya dalam memerankan karakter tersebut.
“Saat peluncuran film, papa bilang, ‘Vina anak papa, papa bangga. Akting kamu sebagai pelakor keren, sangat hidup,’” ujar Davina menirukan ucapan ayahnya.
Meski demikian, sang ayah juga memberikan pesan agar peran tersebut tidak memengaruhi kehidupan pribadinya.
“Papa bilang, ‘Papa percaya kamu tidak seperti itu dan tidak akan terbawa ke dunia nyata,’ dan pesan itu yang terus aku ingat,” tuturnya.
Davina pun mengaku langsung menenangkan sang ayah dengan memberikan jawaban singkat.
“Aku langsung bilang, ‘Siap, Pa,’” katanya.
Di tengah maraknya isu dugaan perselingkuhan dengan mantan menteri, Davina mengaku heran dengan berbagai tudingan yang diarahkan kepadanya. Ia menyebut saat ini berusaha melepaskan diri dan menerima situasi yang dihadapinya.
“Apa yang harus diklarifikasi aku juga bingung. Jujur aku sudah mencoba membebaskan diri dan ikhlas dengan apa pun yang mereka katakan atau fitnahkan,” tulis Davina saat menanggapi komentar netizen.
Ia menilai sejumlah tudingan sudah melampaui batas kewajaran, namun berusaha menyikapinya dengan santai.
“Kadang fitnahnya sudah kelewatan, jadi aku bawa bercanda saja,” lanjutnya.
Meski awalnya memilih diam, Davina Karamoy kini mulai mempertimbangkan langkah hukum jika isu tersebut terus berkembang dan berdampak negatif terhadap dirinya.
“Kalau isunya makin berlebihan, sepertinya harus ditempuh jalur hukum,” pungkasnya. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan