Beritabanten.comAktor Rendy Kjaernett berangkat ke Thailand pada Minggu (5/1/2025) untuk mengurus jenazah ayahnya, Ernest Kjaernett. Ia didampingi oleh Lady Nayoan dan putra mereka.

Rendy menjelaskan bahwa keinginan terakhir mendiang ayahnya adalah untuk dikremasi.

“Papa pesan terakhirnya ingin dikremasi. Sekarang sedang diurus, rencananya abu kremasinya akan saya bawa ke Jakarta. Mungkin besok (Senin, 6/1/2025) saya akan pergi ke Kedutaan Norwegia untuk mengurus sebagai ahli waris,” ujar Aktor Rendy Kjaernett saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, pada Minggu (5/1/2025).

“Untuk saat ini belum ada rencana lebih lanjut. Yang penting saya bawa abu papa ke Jakarta dulu,” tambahnya.

Rendy menceritakan bahwa ayahnya meninggal pada usia 80 tahun karena sakit lever. Ia mengetahui kabar tentang sakit ayahnya dari kakak sambungnya, yang mendapatkan informasi dari pasangan ayahnya.

“Partner papa mengirimkan foto papa yang ternyata terkena gagal lever. Papa sudah menguning, levernya sudah gagal dan tidak bisa berfungsi lagi karena beberapa alasan. Kakak saya yang mencari kabar ke pasangan papa yang ada di sana (Thailand). Puji Tuhan, saya mendapatkan kabar pada Rabu kemarin,” ungkapnya.

“Selama dua hingga tiga bulan terakhir, kami sempat kehilangan kontak. Saya sempat mengirimkan pesan WhatsApp ke papa, tapi hanya centang satu,” tambahnya.

Berita meninggalnya ayahnya menjadi sebuah duka bagi Rendy Kjaernett di awal tahun 2025. “Istirahat dengan damai dalam genggaman tangan Tuhan Yesus, dad,” tutupnya.(Hny)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com