Beritabanten.comInspektorat Kabupaten Tengerang  mengadakan Gelar Pengawasan Semester I Tahun 2025 untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, bersih, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Acara dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, perangkat daerah, camat, lurah/kepala desa, kepala sekolah, serta perwakilan dari BUMDpada Kamis 24 Juli 2025.

Tema “Mewujudkan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan yang Baik melalui Digitalisasi dan Integrasi dalam Pelayanan Publik”, memunculkan semangat evaluasi serta memperkuat sistem pengawasan di lingkungan pemerintahan.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa Inspektorat memiliki peranan kunci sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas di setiap lini pemerintahan.

Kata dia, pengawasan yang kuat merupakan fondasi utama bagi terciptanya birokrasi yang profesional dan dipercaya publik.

“Melalui forum ini, mari kita perkuat komitmen bersama untuk membangun pemerintahan yang bersih dan profesional. Pengawasan yang efektif akan memastikan pembangunan berjalan sesuai sasaran dan harapan masyarakat,” ujar Bupati Maesyal.

Mencegah Korupsi

Ia menambahkan bahwa pengawasan yang dilakukan secara konsisten dapat mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang merugikan daerah. Setiap penggunaan anggaran harus tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Bupati juga menekankan pentingnya menjadikan pengawasan sebagai bagian integral dalam proses pengambilan kebijakan, bukan hanya sebagai kegiatan formalitas belaka.

“Gelar pengawasan ini harus menjadi forum evaluasi bersama untuk mengidentifikasi hambatan dan merumuskan solusi konkret,” tegasnya.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Tangerang, Tini Wartini, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan pengawasan selama semester pertama 2025 dan merancang langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pemerintahan. Ia menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor agar prinsip transparansi dan akuntabilitas terus terjaga.

“Inspektorat sebagai garda terdepan pengawasan, memiliki tanggung jawab memastikan bahwa semua program dijalankan sesuai aturan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” jelas Tini.

Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat kerja sama antara Inspektorat dan seluruh perangkat daerah demi mendorong efektivitas pengawasan serta mempercepat terciptanya pemerintahan yang responsif dan berkinerja baik.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Tangerang juga memberikan penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah, kecamatan, serta desa/kelurahan yang dinilai berhasil dalam pengelolaan anggaran secara efektif dan akuntabel. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com