Beritabanten.com – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan akan menindak tegas pelaku pengutan liar maupun grativikasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2024-2025.
Demikian disampaikannya ketika menandatangani komitmen bersama wujudkan PPDB bersih dan transpraran bersama pihak terkait di Puspemkot Tangerang Selatan pada Senin 10 Juni 2024.
“Dengan komitmen ini, kita menjaga semua proses PPDB secara transparan, jujur, berkeadilan, dan seterusnya,” ungkapnya pada media, Senin.
Dia tidak lupa mengingatkan pada semua pihak agar tidak menyalahgunakan wewenang maupun lakukan kecurangan.
“Untuk lebih membenahi proses PPDB dan memberikan kenyamanan serta ketenangan bagi kepada pihak sekolah maupun orang tua,” ujarnya.
Pihaknya juga tegaskan, akan ada hukuman pidana bagi siapa pun yang berani mencoba untuk melakukan perbuatan tidak terpuji pada proses proses PPDB.
“Makanya ada aparat penegak hukum. Nanti akan diselesaikan di jalur hukum. Kalau ada pihak guru atau pihak sekolah yang menerima gratifikasi, itu akan ada jalur hukum,” tegasnya.
Selain itu, mengingat banyak pihak yang merasa yang dirugikan jika tidak masuk sekolah negeri akan ada solusi efektif.
“Tidak perlu khawatir. Karena saat pendaftaran untuk satu SMP negeri, itu akan ada sekolah pendampingnya, sekolah swasta. Yang kerjasama dengan Pemkot. Lalu biaya operasionalnya ditanggung oleh kami. Jadi tidak perlu mencari saluran yang tidak resmi atau terjebak kepada hal-hal pungutan liar, atau yang menjanjikan ini itu segala rupa, padahal semua itu tidak punya pengaruhnya,” jelas Benyamin.
“Ini sebagai bentuk untuk menghindari pertemuan dengan panitia, untuk menghindari gratifikasi. Ini salah satu alasan kenapa kami semuanya menggunakan sistem online,” katanya.
“Saat ini dari Senin lalu tahapannya sudah memasuki Pra PPDB. Jadi semua peserta sudah mulai input datanya di aplikasi. Jadi nanti pada saat PPDB tidak ketemu secara langsung. Semuanya sudah by online semua,” jelas Deden.
Pendaftaran PPDB, lanjut Deden, bisa diakses melalui laman resmi ppdbsmpntangerangselatankota.go.id.
“Setelah Pra PPDB akan dilanjut pendaftaran jalur afirmasi, kemudian selanjutnya zonasi, lalu prestasi,” imbuhnya.
Ia mengimbau, bila ada orang tua yang kesulitan dan terkendala dalam proses pendaftaran ini, bisa langsung berkonsultasi dengan pihak Dindikbud Kota Tangsel.
Ia mengingatkan, jangan sampai melirik pada jasa percaloan.
“Kami pun membuka posko juga. Bagi masyarakat yang masih awam mengoperasionalkan aplikasi PPDB, silakan konsultasi,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan