Beritabanten.com — Pemerintah Kota Tangerang Selatan meluncurkan platform layanan publik terpadu berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Tangsel One. Aplikasi ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu sistem yang lebih sederhana dan mudah diakses masyarakat.
Wali Kota Tangerang Selatan mengatakan Tangsel One hadir untuk memangkas prosedur layanan yang selama ini dinilai berbelit. Melalui satu pintu, warga dapat mengakses informasi pemerintahan, menyampaikan aspirasi, hingga mengajukan pengaduan secara praktis.
“Melalui satu pintu, masyarakat bisa memperoleh berbagai layanan dengan lebih efisien,” ujarnya, Kamis, 30 April 2026.
Platform ini mengusung pendekatan *chat-first* berbasis AI. Warga cukup berinteraksi melalui percakapan, termasuk lewat WhatsApp, tanpa harus memahami sistem yang kompleks.
Menurut Wali Kota, pemerintah perlu menyesuaikan layanan dengan kebiasaan masyarakat yang semakin bergantung pada teknologi digital.
“Pelayanan publik ke depan harus lebih manusiawi, responsif, dan sederhana,” katanya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin, menyebut Tangsel One sebagai langkah menuju ekosistem layanan digital berbasis percakapan.
“Ini transformasi dari portal terpadu menjadi orkestrasi layanan berbasis AI yang bisa diakses siapa saja lewat WhatsApp,” ujarnya.
Dalam platform tersebut, pemerintah juga menghadirkan asisten digital bernama Helita (Helo Kita Tangsel). Helita tidak hanya berfungsi sebagai chatbot, tetapi sebagai agen AI yang mampu memahami kebutuhan warga, mengarahkan ke layanan yang sesuai, sekaligus membantu menyelesaikan proses layanan dalam satu percakapan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap inovasi ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pemerintah. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan