Beritabanten.com – Di tengah dinamika pembangunan daerah yang semakin kompleks, sosok pemimpin muda dengan pendekatan inovatif menjadi kebutuhan yang tak terelakkan. Salah satu figur yang mencerminkan hal tersebut adalah Pilar Saga Ichsan.

Selain dikenal sebagai Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar juga memegang peran strategis sebagai Ketua Karang Taruna dan Ketua Pendekar Banten, dua posisi yang menempatkannya dekat dengan denyut sosial dan budaya masyarakat.

Sebagai Ketua Karang Taruna, Pilar mendorong penguatan peran pemuda sebagai agen perubahan. Ia menekankan pentingnya kemandirian ekonomi generasi muda melalui program pemberdayaan, pelatihan keterampilan, hingga dukungan terhadap kewirausahaan.

Dalam pandangannya, pemuda bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama yang harus dilibatkan secara aktif dalam menciptakan kesejahteraan sosial.

Di sisi lain, perannya sebagai Ketua Pendekar Banten menunjukkan komitmennya dalam menjaga identitas dan warisan budaya lokal. Pilar memahami bahwa modernisasi tidak boleh menggerus akar budaya.

Oleh karena itu, ia aktif mendorong pelestarian nilai-nilai tradisional, termasuk seni bela diri dan kearifan lokal Banten, sebagai bagian dari penguatan karakter masyarakat.

Pendekatan yang diusung Pilar mencerminkan keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian budaya. Ia menggabungkan semangat teknokratis dengan sensitivitas sosial, menciptakan model kepemimpinan yang adaptif terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri.

Dengan visi “Muda Sejahtera, Budaya Berdaya”, Pilar Saga Ichsan berupaya membangun ekosistem di mana generasi muda tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga memiliki kebanggaan terhadap identitas budaya mereka.

Di tengah tantangan globalisasi, pendekatan ini menjadi relevan untuk memastikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com