Beritabanten.com – Kota Tangerang Selatan menjadi primadona bagi para investor selama kurun waktu triwulan pertama tahun 2025.

Tercatat ada uang 9,07 Triliun yang  berputar di berbagai sektor perekonomian.

Menurut Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, jumlah investasi tersebut merupakan bukti Tangsel jadi primadona para investor.

Benyamin membeberkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), hingga September 2025 kemarin, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel telah melampaui target investasi yang ditetapkan.

“Target investasi 2025 sebesar Rp8,7 triliun. Dan pada triwulan III, target tersebut sudah mencapai 105 persen. Ini berarti, kegiatan ekonomi di Kota Tangsel meningkat dan sangat baik,” ujar dia, dilihat redaksi dalam keterangan resmi, Sabtu 1 November 2025.

Benyamin buka rahasia cara menggaet investor, pihaknya menggulirkan berbagai inovasi pelayanan perizinan, pendampingan usaha, dan promosi investasi yang semakin terintegrasi secara digital.

“Tangsel kini menjelma menjadi salah satu destinasi investasi paling menarik di wilayah Jabodetabek,’ tutur Benyamin penuh bangga.

Dia tidak lupa memuji pelaku usaha yang berperan aktif dalam mendukung semua invasi Pemkot Tangsel sehingga melahirkan capaian tersebut.

“Peran DPMPTSP sangat penting dalam menjaga iklim usaha yang kondusif. Cepat melayani, dan tepat sasaran. Kolaborasi antar perangkat daerah, dan pelaku usaha juga berjalan baik,” jelasnya.

Pada sisi lain, Kepala DPMPTSP Tangsel, Maulana Prayoga berujar, pihaknya terus memperkuat sistem pelayanan. Juga promosi di sektor-sektor strategis; konstruksi, kesehatan, pendidikan, dan pariwisata.

“Kami ingin Tangsel bukan hanya menjadi kota dengan investasi tinggi, tetapi juga investasi yang berkualitas dan berdampak luas bagi masyarakat,” kata Yoga sapaan akrabnya.

Capaian yang melampaui target sejak awal tahun ini, lanjut Yoga, membuat Tangsel semakin percaya diri menatap akhir 2025 dengan optimisme tinggi.

Yoga menyatakan, masyarakat pun memberikan apresiasi atas kinerja pemerintah yang responsif dan terbuka terhadap masukan publik.

Dengan begitu, harapnya, DPMPTSP terus meningkatkan kualitas SDM, memperkuat layanan digital, dan membuka ruang evaluasi publik guna menjaga transparansi serta kemudahan berusaha.

“Kami tidak berhenti di angka ini. DPMPTSP akan terus berinovasi agar setiap investasi yang masuk ke Tangsel tidak hanya besar nilainya, tetapi juga berkualitas. Memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” tutupnya. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com