Beritabanten.com – Sebanyak 31 orang diduga preman yang berkedok sebagai anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) diamankan dalam operasi gabungan bertajuk “Operasi Berantas Jaya 2025” di RSUD Tangsel pada Rabu sore (21/5/2025)
Operasi ini melibatkan 80 personel dari Satuan Brimob Polda Metro Jaya Batalyon C Pelopor, termasuk Tim Patroli Brimob, yang membackup penuh Polres Tangerang Selatan dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Para pelaku diamankan lantaran diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli) di area parkir RSUD Tangerang Selatan. Aksi mereka meresahkan masyarakat dan dianggap mengganggu ketertiban serta menimbulkan keresahan di lingkungan fasilitas publik.
Komandan Batalyon C Pelopor, Kompol Tabrani S.E., S.I.K., M.Si, memimpin langsung pengamanan tersebut. Setelah berhasil ditangkap, para pelaku dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Operasi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberantas aksi premanisme, terlebih yang berkedok ormas dan melakukan pungli yang merugikan masyarakat,” tegas Kompol Tabrani.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan operasi serupa demi menciptakan rasa aman dan nyaman di wilayah hukum Tangerang Selatan serta wilayah lainnya yang rawan praktik premanisme. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan