Beritabanten.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menyatakan bahwa peringatan Hari Kartini merupakan momen penting untuk menghormati perjuangan RA Kartini serta untuk terus menginspirasi semangat kesetaraan dan pemberdayaan perempuan.
“Hari ini, kita mengenang Hari Kartini sebagai penghormatan kepada perjuangan Raden Ajeng Kartini dan semua perempuan Indonesia yang telah menyulut perubahan di negara ini,” ujar Arifah Fauzi saat acara “Seribu Profesi Perempuan dan Gen Z” di Jakarta pada hari Senin.
Acara yang diselenggarakan oleh KemenPPPA bersama Kongres Wanita Indonesia (Kowani) itu berlangsung di Gedung Tenis Indoor Senayan, Jakarta, dengan menghadirkan perempuan dari berbagai latar belakang dan peserta dari Generasi Z. Arifah Fauzi juga memberikan apresiasi kepada Kowani atas inisiatifnya menggelar acara bertema “Seribu Profesi Perempuan dan Gen Z.”
Menurutnya, acara ini merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas organisasi dan generasi, yang menunjukkan peran perempuan Indonesia yang beragam dalam pembangunan bangsa di berbagai bidang.
“Forum ini semakin menegaskan bahwa semangat perjuangan Kartini terus hidup dalam tindakan dan karya perempuan masa kini, termasuk generasi muda yang penuh potensi dan harapan menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Arifah Fauzi juga menyampaikan bahwa Kartini adalah simbol keberanian perempuan dalam berpikir kritis. Di usia muda, Kartini sudah menyuarakan ketidakadilan terhadap perempuan dan bangsanya, serta percaya bahwa kemajuan bangsa hanya dapat tercapai dengan kemajuan perempuan.
“Kartini membayangkan Indonesia yang lebih adil, di mana perempuan bebas untuk bermimpi, menempuh pendidikan, dan menentukan nasibnya sendiri,” ujar Arifah Fauzi.
Pemikiran dan kegelisahan Kartini tersebut dituangkan dalam surat-suratnya kepada sahabatnya, Nyonya Abendanon, yang kemudian dihimpun dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang.
“Hari ini, terang tersebut bisa kita lihat pada sosok-sosok perempuan Indonesia, sesuai dengan tema kita hari ini, Seribu Profesi Perempuan dan Gen Z,” lanjutnya.
Arifah Fauzi berharap peringatan Hari Kartini bisa menjadi sumber inspirasi dan harapan bagi perempuan Indonesia untuk berani melangkah, bersuara, dan memimpin bangsa. (Azk)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan