Beritabanten.com – Banjir kembali melanda wilayah Dadap, Kosambi setelah luapan air sungai tidak dapat ditahan meskipun tanggul telah dibangun. Warga menduga peristiwa ini semakin parah akibat pembangunan DAM milik pengembang PIK 2.
Banjir mulai terjadi sejak pukul 22.00 WIB dan dengan cepat menggenangi rumah warga, ruko-ruko serta gudang di sekitar lokasi.
Beberapa daerah yang terdampak cukup parah antara lain Kampung Bendungan, Villa Taman Bandara, Pasar Tradisional Dadap, Perumahan Taman Dadap Indah serta Pergudangan Mutiara Kosambi 1. Warga mengeluhkan bahwa banjir tahun ini jauh lebih buruk dibandingkan sebelumnya.
Perwakilan masyarakat dengan inisial HD menyampaikan kekecewaannya terhadap pembangunan PIK 2, yang dinilai tidak membawa manfaat bagi warga sekitar.
“Alasan pembangunan ini untuk menyerap tenaga kerja, tetapi hingga saat ini belum ada warga Dadap Kosambi yang bekerja di sana,” ujarnya.
Masyarakat berharap pemerintah lebih memperhatikan dampak pembangunan PIK 2, agar bencana seperti ini tidak semakin menyengsarakan warga di masa mendatang. (Nul)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan