Beritabanten.com – Pada tanggal 22 Januari, grup K-pop NewJeans, yang terdiri dari Minji, Hani, Danielle, Haerin, dan Hyein, membagikan pembaruan mendalam mengenai perselisihan hukum mereka melalui surat terbuka yang diposting di akun Instagram baru mereka, jeanzforfree.

Surat tersebut mengungkapkan ketidakpuasan dan kekecewaan anggota grup terhadap tindakan ADOR dan HYBE, yang mereka anggap telah gagal memenuhi kewajiban mereka sebagai agensi.

Dalam surat yang penuh emosi tersebut, NewJeans mengungkapkan bahwa ADOR telah mengajukan tuntutan hukum untuk memverifikasi keabsahan kontrak eksklusif mereka, serta meminta perintah yang melarang mereka menandatangani kontrak iklan.

Kelima anggota grup tersebut menyatakan bahwa mereka merasa perlu menunjuk firma hukum Shin & Kim (Sejong) untuk mewakili mereka dalam proses hukum, sebagai upaya melawan firma hukum Kim & Chang yang mewakili ADOR dan HYBE.

“Karena ADOR dan HYBE telah menunjuk Kim & Chang sebagai perwakilan mereka, kami merasa perlu untuk memilih firma hukum yang mampu melawan keahlian hukum mereka,” tulis NewJeans dalam surat tersebut.

Grup ini juga menyoroti kelalaian yang mereka rasakan selama berkarir, di mana mereka merasa tidak mendapat perlindungan dan dukungan yang layak dari agensi mereka.

Mereka menjelaskan bahwa mereka dihadapkan pada berbagai kesulitan selama aktivitas mereka, termasuk adanya kritik tak berdasar yang disebarkan melalui media dan saluran YouTube yang, menurut mereka, hanya bisa berasal dari ADOR atau HYBE.

Keadaan ini, menurut mereka, menunjukkan bahwa ADOR dan HYBE adalah sumber utama masalah yang mereka hadapi.

Lebih lanjut, NewJeans mengungkapkan bahwa meskipun ADOR dan HYBE secara terbuka menyatakan keinginan untuk mereka kembali, kedua agensi tersebut justru terus melakukan tindakan yang merugikan mereka secara diam-diam, termasuk berusaha bertemu dengan orang tua mereka untuk memecah belah kelompok.

“Daripada menggunakan taktik pengecut, menyebarkan informasi palsu, atau menggunakan media untuk melakukan permainan yang tidak adil, kami berharap mereka akan menangani masalah ini secara transparan dan adil tanpa kebohongan,” tulis grup ini dengan tegas.

NewJeans menyatakan bahwa mereka tidak berniat untuk kembali ke bawah naungan HYBE atau ADOR, mengingat tingkat kepercayaan yang telah hilang.

Meski telah mengakhiri kontrak eksklusif mereka, grup ini berkomitmen untuk menyelesaikan sisa jadwal dan perjanjian secara damai, namun mereka merasa tak bisa tinggal diam melihat ketidakadilan yang terus terjadi.

“Karena melihat kerugian yang ditimbulkan oleh tindakan tidak adil dari ADOR dan HYBE, kami memutuskan untuk mengungkap kesalahan mereka secara hukum dan berjuang untuk mengungkap kebenaran di pengadilan,” tambah mereka.

Grup ini juga meminta maaf kepada penggemar mereka yang mungkin merasa khawatir dan berharap dukungan dari para penggemar untuk terus mendukung perjuangan mereka demi mendapatkan hak yang seharusnya mereka terima.

“Terima kasih atas dukungan dan dorongan kalian yang berkelanjutan,” tulis mereka, mengakhiri surat tersebut dengan harapan dapat segera kembali berkarya dan berbagi musik dengan penggemar mereka.

Dengan langkah hukum yang sudah mereka ambil, NewJeans kini berfokus pada perjuangan untuk membela apa yang mereka yakini sebagai hak mereka, berharap dapat menuntut keadilan melalui proses hukum yang transparan. (Sra)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com