Beritabanten.com — Hampir satu bulan setelah proses relokasi para pedagang dari luar ke dalam Stadion Maulana Yusuf Kota Serang, banyak tanggapan yang datang dari para pelaku UMKM mengenai dampak perpindahan tempat usaha mereka.

Beberapa keluhan mencuat, terutama terkait penurunan minat pembeli dan penurunan omzet yang signifikan.

Salah satu keluhan utama yang disampaikan para pedagang adalah adanya kendala pada sistem parkir yang berbayar di sekitar stadion.

Menurut mereka, hal ini membuat pengunjung enggan untuk datang dan berbelanja, karena biaya tambahan yang harus dikeluarkan.

Selain itu, penataan kawasan yang dinilai kurang rapi dan kumuh turut memperburuk citra tempat tersebut di mata pengunjung.

Akibatnya, beberapa pedagang mengalami penurunan omzet yang drastis, bahkan ada yang terpaksa menutup usaha mereka karena tidak lagi mampu bertahan.

Banyak pelaku UMKM yang berharap agar pihak berwenang dapat memberikan perhatian lebih untuk meningkatkan fasilitas di area stadion, mulai dari penataan yang lebih baik hingga pembenahan sistem parkir agar lebih ramah pengunjung.

“Harapan kami agar fasilitas diperbaiki, penataan lebih rapi, dan mungkin juga soal parkir bisa lebih dipermudah agar pembeli tidak merasa terbebani,” ujar salah satu pedagang yang ditemui di kawasan stadion.

Meski relokasi ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan tata kelola tempat, para pedagang berharap adanya evaluasi dan perbaikan demi kelangsungan usaha mereka.

“Pihak berwenang diharapkan segera mendengarkan keluhan ini untuk menciptakan suasana yang lebih baik bagi pedagang dan pengunjung Stadion Maulana Yusuf Kota Serang,” demikian dia menutup. (Sra)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com