Beritabanten.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan melalui program Pelajar Tangerang Mengaji.

Pada tahun 2024, program unggulan ini berhasil meluluskan 10.522 pelajar sebagai tahfiz Qur’an, menjadikannya program dengan lulusan tahfiz terbanyak di Indonesia dalam kategori pendidikan formal.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin mengungkapkan bahwa program ini bahkan berhasil mencetak rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

“Alhamdulillah, Pemkot Tangerang berhasil merealisasikan program unggulan dengan jumlah wisudawan yang luar biasa. Lebih dari 10 ribu pelajar telah berkontribusi dalam menyukseskan program ini sekaligus memecahkan rekor nasional,” ujarnya pada Kamis (12/12/24).

Dari total wisudawan, sebanyak 8.022 merupakan pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 2.500 lainnya berasal dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Program ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Tangerang dalam menciptakan generasi muda yang berkarakter, sesuai dengan visi Kota Tangerang sebagai Kota Akhlakul Karimah.

Program Pelajar Tangerang Mengaji tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga membangun pendidikan berbasis karakter yang berdampak positif bagi perkembangan moral generasi muda.

Akademisi Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Memed Chumaedy, memberikan apresiasi terhadap inovasi ini.

“Program ini sangat bermanfaat untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dalam moral dan karakter. Selain mendukung pendidikan formal, inisiatif ini menjadi langkah penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia,” ujar Memed.

Melihat keberhasilan ini, Pemkot Tangerang berkomitmen untuk terus mengembangkan program Pelajar Tangerang Mengaji dengan target yang lebih besar di masa depan.

Program ini diharapkan mampu mencetak lebih banyak tahfiz Qur’an sekaligus menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di Indonesia.

Melalui inisiatif ini, Kota Tangerang tidak hanya memimpin dalam pengembangan pendidikan karakter, tetapi juga memperkuat identitasnya sebagai kota yang religius dan peduli terhadap pembentukan generasi muda yang berakhlak.

Dengan komitmen yang kuat, Pemkot Tangerang optimis program ini akan terus memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com