Beritabanten.com – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP), Fahri Hamzah, menegaskan bahwa ada tiga masalah utama yang harus segera diselesaikan untuk keberhasilan program pembangunan 3 juta rumah ke depan. Ketiga masalah tersebut adalah tanah, perizinan dan pembiayaan.
Fahri menyampaikan bahwa Kementerian PKP membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk mitra kerja dan lembaga terkait, dalam menyelesaikan tantangan besar ini. Menurutnya, penyediaan tanah dan perizinan adalah dua aspek yang harus segera diatasi agar program dapat berjalan lancar.
“Kami telah berkoordinasi dengan Menteri ATR/BPN, Pak Nusron, untuk mencari solusi terkait masalah tanah. Kami juga terus bekerja sama dengan berbagai institusi yang berhubungan dengan perizinan pembangunan rumah,” ujar Fahri, dalam keterangan resmi, Rabu (12/12/2024).
Tak hanya itu, Kementerian PKP juga bekerja sama dengan DPR RI dan DPD RI untuk mengevaluasi kegiatan perumahan serta penetapan anggaran yang dibutuhkan. Selain itu, diskusi dengan Menteri Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK juga dilakukan untuk memastikan pembiayaan program rumah dapat berjalan dengan baik.
Fahri menegaskan pentingnya gotong royong dalam pembangunan perumahan dan berharap agar seluruh pihak dapat bersinergi untuk mencapai target 3 juta rumah yang lebih inklusif dan terjangkau bagi masyarakat.
“Masalah perumahan harus ditangani oleh semua pihak, dan Kementerian PKP terus berusaha menumbuhkan semangat gotong royong dalam pembangunan rumah,” tambahnya. (Sra)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan