Beritabanten.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang terus berupaya menata Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing dengan meningkatkan produksi kompos dari sampah organik atau sampah pasar yang masuk setiap hari.

Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengungkapkan bahwa pengolahan sampah menjadi kompos di TPA Rawa Kucing, Kedaung Wetan, Neglasari ini telah berlangsung lama, namun saat ini mengalami peningkatan signifikan.

Wawan Fauzi menjelaskan bahwa sebelumnya, TPA Rawa Kucing hanya mampu mengolah satu ton sampah organik menjadi 600 kilogram kompos setiap harinya. Namun, kini jumlah tersebut meningkat menjadi 2,5 ton sampah organik yang diolah menjadi 1,5 ton kompos per hari.

“Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah seiring dengan penataan TPA Rawa Kucing,” ujar Wawan pada DSelasa (10/12/2024).

Ia juga menambahkan bahwa teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) yang diterapkan dengan dua line aktif mampu mengolah 50 ton sampah setiap hari.

“Dua line pada mesin RDF yang dioperasikan ini, selain menghasilkan 20 sampai 30 ton RDF atau bahan bakar setara batu bara, juga dapat menghasilkan sekitar 10 ton bahan baku untuk dijadikan kompos,” kata Wawan.

Pengolahan kompos di TPA Rawa Kucing saat ini menggunakan dua metode, yaitu sistem komposting dan RDF, serta sistem maggot di ITF Jatiuwung. Dengan pemaksimalan pengolahan kompos ini, DLH Kota Tangerang juga menggerakkan program Sedekah Kompos kepada masyarakat.

Pada saat peluncuran RDF, DLH Kota Tangerang mendistribusikan 1,25 ton kompos ke 104 kelurahan di Kota Tangerang.

“Dengan adanya program Sedekah Kompos ini, masyarakat jadi lebih terpacu untuk melakukan pemilahan sampah di rumahnya masing-masing. Kami juga ingin mendorong masyarakat untuk menyumbangkan sampah organik dengan membudayakan pemilahan sampah di tempat tinggalnya masing-masing,” ajak Wawan.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat dapat melakukan permohonan kompos yang dihasilkan di TPA Rawa Kucing secara gratis.

“Masyarakat juga dapat melakukan permohonan kompos-kompos yang dihasilkan TPA Rawa Kucing ini secara gratis,” tutupnya. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com