Beritabanten.com – Gugatan cerai yang dilayangkan artis Vega Jelly pada suaminya disebabkan oleh perlakuan kasar suaminya yang sudah berlangsung lama.
Orang tua Vega Jelly, Nok, mengungkapkan bahwa anaknya sudah sering mendapatkan perlakuan kasar dari sang suami, baik berupa ancaman maupun penyiksaan fisik.
“Sebagai orang tua, saya sangat tidak terima anak saya diperlakukan seperti itu. Setiap orang tua tentunya ingin melihat rumah tangga anaknya harmonis, tapi ini justru yang terjadi,” ujar Nok dengan rasa kesal dan prihatin.
Feby, adik kandung Vega Jelly, juga turut menceritakan pengalaman tragis yang dialami kakaknya.
“Saya ingat, kakak saya pernah disundutkan bara rokok yang masih menyala di pergelangan tangannya. Itu adalah tindakan yang sangat tidak manusiawi,” tambah Feby.
Gumay, anggota tim kuasa hukum Vega Jelly, menegaskan bahwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah hal yang tidak bisa ditoleransi. Menurutnya, dampak kekerasan tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga berdampak pada psikologi anak-anak yang melihat kejadian tersebut.
“Kekerasan ini tidak hanya merugikan Vega Jelly, tapi juga memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi anak-anaknya. Hal ini harus dihentikan,” tegas Gumay.
Tim kuasa hukum Vega Jelly berkomitmen untuk membela kliennya sebaik mungkin dalam proses hukum ini.
“Kami akan berupaya maksimal untuk memastikan hak-hak klien kami terlindungi. Kami berharap proses ini berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang sesuai dengan harapan,” kata Gumay menutup pernyataannya.
Diberitakan, Artis Vega Jelly, yang belakangan ini jarang tampil di dunia hiburan, mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama Tigaraksa. Gugatan cerai lebih disebabkan oleh tindak kekerasan fisik yang dilakukan suaminya.
Menurutnya, suaminya memiliki sifat tempramen, sering marah tanpa alasan jelas dan melakukan kekerasan fisik terhadapnya.
Vega Jelly datang ke pengadilan dengan didampingi oleh tim kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Taslim Wirawan & Partners pada hari Rabu (14/11/2024).
Dalam sidang tersebut, Vega Jelly mengungkapkan bahwa tindak kekerasan yang dialaminya sudah berlangsung lama dan sangat berdampak buruk bagi kesejahteraan fisik dan mentalnya.
“Miris, klien kami pernah disiram air panas yang menyebabkan luka bakar serius dari leher hingga dada,” ujar Taslim Wirawan, pengacara Vega Jelly.
“Hal ini menunjukkan betapa seriusnya kekerasan yang dialami oleh artis tersebut,” tutup dia. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan