Beritabanten.com – Majelis Nasional Korea Selatan saat ini sedang melakukan audit terhadap HYBE LABELS setelah terungkapnya bocoran dokumen internal yang berisi banyak rumor negatif mengenai idol-idol dari berbagai agensi, termasuk BLACKPINK, IVE, TREASURE, aespa, dan RIIZE.

Temuan ini memicu kehebohan di kalangan penggemar dan industri musik K-pop secara umum.

Dalam dokumen yang bocor tersebut, terdapat informasi yang menyebutkan bahwa HYBE LABELS ternyata berlangganan dengan akun penyebar rumor terkenal, SOJANG, demi mendapatkan akses terhadap semua rumor mengenai para idol.

Biaya langganan akun tersebut mencapai sekitar 6 juta rupiah setiap bulannya. SOJANG dikenal sebagai akun yang menghasilkan keuntungan dari pembuatan video fitnah dan rumor jahat tentang para idol.

Dalam dokumen itu juga terungkap bahwa BTS dan SEVENTEEN, dua grup idol yang berada di bawah naungan HYBE, turut disebutkan, dengan rumor negatif yang jelas mencantumkan nama Taehyung (V) dan Jungkook.

Di antara isu-isu dokumen hybe yang beredar, terdapat rumor mengenai kencan Taehyung dengan Jennie, kemudian Jungkook saat mengadiri konser IU 2 hari berturut turut.

Menurut salah satu isu dulu yang pernah beredar, taehyung adalah satu idol yang mengetahui keberadaan SOJANG sebagai akun penyebar rumor kejahatan dan akhirnya secara pribadi melaporkan sojang ke pihak yang berwaji.

Situasi ini semakin memperuncing perhatian publik terhadap etika di dunia hiburan dan perlunya regulasi yang lebih ketat terhadap penyebaran informasi negatif. Majelis Nasional Korea diharapkan dapat memberikan solusi dan tindakan tegas untuk melindungi para idol serta menjaga reputasi industri musik Korea secara keseluruhan.(sra)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com