Beritabanten.com Pelatih AC Milan, Paulo Fonseca, mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya kalah 2-1 dari Fiorentina dalam lanjutan Serie A 2024-2025 di Stadio Artemio Franchi, Senin (7/10) dini hari WIB.
Fonseca merasa bahwa sepak bola saat ini sudah terlalu berlebihan dalam memberikan penalti, sehingga ia mengibaratkan situasinya seperti “sirkus”. Milan yang tengah dalam tren positif, harus mengakui keunggulan Fiorentina melalui gol Yacine Adli (35′) dan Albert Gudmundsson (73′), dengan hanya mampu membalas satu gol lewat aksi Christian Pulisic (60′).
Menariknya, pertandingan ini melibatkan tiga penalti, dua untuk Milan dan satu untuk Fiorentina, namun tidak ada satupun yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Fonseca mengkritik bahwa penalti kini terlalu mudah diberikan, dan menurutnya hal tersebut merusak keindahan sepak bola. “Sebagai pencinta sepak bola, saya tidak ingin berkontribusi pada sirkus ini,” ujar Fonseca kepada DAZN. Ia menegaskan bahwa memberikan penalti untuk pelanggaran ringan bukanlah sepak bola yang sebenarnya.
Fonseca juga mengakui bahwa Milan tidak tampil maksimal melawan Fiorentina, dan kelelahan karena minim rotasi menjadi salah satu faktor penyebabnya.
Menurutnya, tim kurang agresif baik dalam bertahan maupun menyerang. “Kami kebobolan terlalu mudah di babak pertama dari lemparan ke dalam, dan gol kedua juga datang dari umpan panjang,” jelasnya.
Selain itu, kegagalan mengeksekusi dua penalti membuat peluang Milan untuk menang semakin kecil, meskipun mereka menciptakan banyak peluang.
Kekalahan ini membuat Milan turun ke posisi keenam di klasemen sementara dengan koleksi 11 poin dari tujuh pertandingan. (nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan