Beritabanten.com – Beragam aksi peringatan May Day atau biasa disebut hari buruh yang jatuh pada Rabu (1/5/2024) di sejumlah wilayah penuh warna dan dinamika.

Aksi melibatkan pihak kepolisian, serikat pekerja sampai masyarakat. Ada yang terdengar tragis pada aksi di Makassar ketika mahasiswa dan aparat kepolisian dari saling tarik-dorong sampai pukul-pukulan.

Tapi juga ada yang menari Reog Ponoro, lari riang gembira, aksi teatrikal sampai membagi tali kasih pada para pekerja.

Semua itu adalah perjalanan anak bangsa dalam meniti tangga pendewasaan diri menyampaikan aspirasi agar Indonesia Emas 2045 menjadi milik bersama.

Makassar

Aksi peringatan buruh di Kantor DPRD Sulawesi Selatan berakhir ricuh. Saling tarik dan dorong pun tidak terhindarkan ketika aparat hendak mengamankan sejumlah demonstrasi yang diduga provokator. Aksi ini diikuti oleh Aliansi Buruh serta Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Makassar.

Mereka sempat membakar ban di jalan raya hingga berhasil padam karena kesigapan aparat. Peringatan hari buruh di sana berjalan lancar meski sempat diwarnai kericuhan antara peserta aksi dan aparat kepolisian.

Kota Semarang

Kericuhan terjadi di depan kantor Gubernur Jawa Tengah di Kota Semarang.Aksi May Day di Kota Semarang melibatkan masa gabungan dari Aliansi Buruh dan Mahasiswa.

Masa terpantau melempari petugas sembari ada yang naik pintu utama Kantor Gubernur Jawa Tengah mendapat perlawanan dari petugas keamanan dengan menembakkan water cannon.

Satu mahasiswa terluka kena pentungan petugas. Syukurnya masa demonstrasi bisa membubarkan diri setelah ada himbauan dari petugas.

Patung Kuda Jakarta Pusat

Masa buruh dari berbagai kota mengadakan peringatan May Day di Kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat. Berbagai sarikat pekerja menuntut pemerintah agar menyejahterakan kaum buruh di Indonesia.

Mereka juga menuntut pencabutan UU Cipta Kerja, keterlibatan publik dan pembayaran jaminan hari tua mengingat para pekerja juga akan pensiun nanti.

Kawasan Sarinah Jakarta Pusat

Aksi Reog Ponorogo hadir di Kawasan Sarinah Jakarta Pusat oleh Sarikat Pekerja Bank MYBank (SPBMI). Terekam media ada tabuhan gamelan dan kelincahan para penari yang menjadi tontonan menarik bagi warga yang melintasi kawasan tersebut.

Seni Tradisi Reog Ponorogo menurutnya sebagai lambang harapan para pekerja agar segala masalah bisa terselesaikan dengan sesuai budaya luhur Bangsa Indonesia dengan musyawarah mufakat.

Tuntutannya agar Otoritas Jasa Keungan (OJK) melibatkan serikat pekerja dalam pembuatan regulasi dan pengawasan sektor ketenagakerjaan di sektor perbankan dan keuangan.

Malioboro Jogjakarta

Para pengunjuk rasa melakukan long march dari jalan Malioboro hingga kawasan titik nol kilometer. Ratusan buruh berasal dari berbagai elemen menuntut pemenuhan perumahan untuk buruh di Jogjakarta.

Medan

Ratusan buruh yang berbagai elemen melakukan aksinya dengan berjalan kaki dari bundaran tugu NIB sampai kantor DPRD Sumatera Utara. Mereka menyuarakan banyak hak burung yang dilengkapi dengan aksi teatrikal.

Tuntutannya ada jam kerja layak bagi buruh serta memberlakukan perekrutan batas usia buruh.

Polres Kulon Progo

Peringatan Hari Buruh atau May Day menjadi momen untuk kembali mengingatkan tentang pentingnya kebersamaan saling mendukung keberlangsungan berputarnya roda perekonomian dan investasi serta mencapai kunci kesejahteraan masyarakat.

Polres Kulon Progo bersama Perwakilan Serikat Pekerja dan beberapa komunitas Pelari di Kulon Progo menggelar kegiatan May Day Fun Run. Pesertanya dari angota Polres Kulon Progo,  serikat pekerja dan masyarakat.

Peserta lari menggunakan kostum bebas sebagai cara mengekspresikan diri, menginspirasi masyarakat untuk olah raga pagi hari dan akan mengakrabkan seluruh peserta

Lomba lari gembira ini terasa meriah dengan beragam penampilan unik dengan menempuh jarak 3,6 km. Polres Kulon Progo bersama penyelenggara lain melanjutkan dengan membagikan tali asih kepada perwakilan serikat pekerja. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com