Beritabanten.com – Ratusan truk pengangkut sampah mendatangi Kantor Gubernur Bali pada Selasa (23/12/2025) untuk menyuarakan penolakan terhadap rencana penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung.

Aksi protes yang melibatkan ratusan sopir truk ini mengakibatkan kemacetan di sekitar lokasi akibat konvoi lebih dari 500 truk yang membawa muatan sampah.

Para sopir menilai rencana penutupan TPA Suwung tidak sejalan dengan situasi darurat sampah yang tengah melanda Bali.

Mereka menyebutkan, pada 2025 volume sampah harian di Bali mencapai sekitar 3.400 ton, sementara sejumlah TPA saat ini sudah dalam kondisi penuh bahkan mendekati ambang kolaps.

Selain menolak penutupan, massa aksi juga menyampaikan tuntutan perbaikan akses jalan menuju TPA Suwung yang rusak dan dinilai membahayakan keselamatan.

Infrastruktur yang tidak memadai disebut menjadi salah satu faktor penghambat proses pengangkutan sampah.

Sebelumnya, penutupan TPA Suwung dijadwalkan berlangsung pada 23 Desember 2025. Namun, rencana tersebut akhirnya ditunda hingga 28 Februari 2026 guna memberikan waktu bagi pemerintah untuk menyiapkan solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com