Beritabanten.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) menyalurkan bantuan penguatan modal bagi Koperasi Konsumen Berkah Bersama Masjid Darul Rihlah, Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Senin (9/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi BAZNAS RI dan ANGKASA dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program kerja sama internasional BAZNAS RI dan ANGKASA yang menyasar penguatan koperasi berbasis masjid di Indonesia.
Masjid Darul Rihlah menjadi salah satu dari lima masjid penerima bantuan karena dinilai aktif dalam pengembangan ekonomi masyarakat melalui pendekatan keuangan syariah.
Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp252 juta untuk lima masjid di Indonesia. Masing-masing masjid menerima bantuan sebesar 3.000 Dolar AS atau sekitar Rp50 juta dengan kurs Rp16.800.
Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat permodalan koperasi masjid sekaligus mendorong kemandirian ekonomi umat di lingkungan sekitar.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tantowi menyampaikan apresiasi atas dukungan ANGKASA dan BAZNAS RI dalam penguatan koperasi masjid di wilayahnya.
Menurutnya, kehadiran koperasi masjid menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis kepercayaan dan kebersamaan.
“Alhamdulillah, Kabupaten Bandung mendapatkan satu paket bantuan untuk Koperasi Konsumen Berkah Bersama Masjid Darul Rihlah. Semoga koperasi masjid ini terus berkembang dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. Desa Alam Endah sebelumnya juga telah menerima BAZNAS Award dari BAZNAS Kabupaten Bandung,” ujar Yusuf Ali Tantowi.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, penguatan koperasi berbasis masjid merupakan bagian dari strategi BAZNAS dalam memperluas pembiayaan ekonomi umat berbasis keuangan syariah.
“Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat solusi ekonomi umat. Melalui penguatan koperasi dan pembiayaan mikro berbasis masjid, BAZNAS mendorong pelaku usaha mikro di sekitar masjid agar dapat tumbuh secara berkelanjutan tanpa terbebani bunga dan jaminan,” ujar Saidah.
Sementara itu, Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah menyampaikan, koperasi berbasis masjid dipilih karena mampu menumbuhkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab kolektif jamaah dalam menggerakkan ekonomi komunitas.
“Koperasi masjid digerakkan oleh komunitas kariah. Dengan koperasi, anggota merasa memiliki, bertanggung jawab, dan terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi di lingkungan masjid,” ujar Datuk Fattah.
Selain penyaluran bantuan, BAZNAS Kabupaten Bandung juga menggelar Pasar Murah Berkah yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jemaah Masjid Darul Rihlah sebagai bentuk dukungan langsung kepada warga sekitar. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan