Beritabanten.com – Seorang pegawai apotek di Pamulang, Tangerang Selatan, mengalami penusukan oleh orang tak dikenal (OTK) pada Selasa, 8 Oktober 2024, sekitar pukul 4.10 WIB.

Kejadian itu terjadi saat korban sedang tertidur di apotek yang ia jaga di Jalan Kemiri Raya, Pondok Cabe Udik, Pamulang.

Pegawai apotek yang menjadi korban tersebut diketahui seorang pria berinisial TK, berusia 46 tahun. Ketua RT setempat, Muhamad Noer, membenarkan insiden tersebut.

Ia menjelaskan bahwa korban sedang tertidur di lantai dua apotek bersama istri dan dua anaknya saat pelaku masuk.

Pelaku diduga masuk dengan memanjat bagian depan bangunan dan langsung menyerang korban yang sedang tertidur lelap.

“Korban sedang tidur nyenyak, infonya langsung ditusuk oleh pelaku,” ujar Noer saat ditemui di rumahnya pada Selasa, 8 Oktober 2024.

Korban, TK, langsung terbangun karena rasa sakit akibat ditusuk. Namun, pelaku melanjutkan serangannya dengan menusuk korban beberapa kali lagi.

Meskipun dalam kondisi kesakitan, korban masih berusaha melawan sebisanya, tetapi pelaku berhasil melarikan diri dengan melompat dari lantai dua apotek.

“Sempat dilawan sama dia (korban), bahkan korban sempat mengejar pelaku yang kemudian kabur dengan melompat,” tambah Noer.

Belum diketahui secara pasti berapa tusukan yang diterima korban, tapi serangan pelaku terutama mengenai bagian dada kiri korban. Identitas pelaku juga belum diketahui karena saat itu ia mengenakan masker yang menutupi wajahnya.

Setelah peristiwa penusukan terjadi, Polres Tangsel segera memerintahkan jajaran Reskrim untuk melakukan penyelidikan intensif.

Kapolsek Pamulang bersama Unit Reskrim kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti dan mengambil keterangan dari para saksi.

Berkat kerja cepat aparat, terduga pelaku kini telah berhasil diamankan. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan serangkaian pemeriksaan dan pendalaman terkait motif serta kronologi kejadian yang melibatkan pelaku.

“Kami akan terus mendalami kasus ini untuk memastikan semua fakta terungkap dan memberikan keadilan bagi korban,” jelas Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang kepada wartawan, Kamis (10/10/2024).

Penyelidikan lebih lanjut dilakukan guna menentukan langkah hukum yang tepat terhadap pelaku, sekaligus memastikan keamanan warga di sekitar lokasi kejadian. (azk)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com