Beritabanten.com — Perjalanan kemanusiaan Tim Relawan Banten usai menyalurkan bantuan ke Aceh berakhir dengan kejadian memilukan.

Saat perjalanan pulang, kendaraan yang mereka tumpangi menjadi sasaran pencurian ketika beristirahat di kawasan Polonia, Kota Medan, pada Senin (19/1/2026) dini hari.

Kejadian tersebut berlangsung saat para relawan bermalam di kediaman seorang rekan.

Namun, keesokan harinya, mereka mendapati mobil dalam kondisi terbuka dan seluruh barang yang disimpan di dalamnya telah hilang. Sejumlah perlengkapan penting, seperti genset, tas carrier, serta pakaian milik relawan, tidak tersisa.

“Mobil kami dibobol saat bermalam di Medan. Seluruh barang di dalam kendaraan diambil, termasuk tas pakaian relawan dan genset,” ungkap Yuni, salah satu anggota tim relawan, melalui sambungan telepon, Senin (19/1/2026).

Tim Relawan Banten merupakan gabungan dari beberapa komunitas kemanusiaan, yakni Forum Potensi SAR Banten, Fesbuk Banten News (FBn), Aksi Semangat Peduli (ASP), dan Peduli Bersih Masjid Menara (PBMIM). Barang-barang yang hilang tersebut diketahui merupakan peralatan penting yang biasa digunakan dalam kegiatan bantuan di daerah terdampak bencana.

Tak hanya itu, para relawan juga mengungkapkan bahwa dalam perjalanan menuju Aceh sebelumnya, mereka sempat mengalami kejadian tidak menyenangkan berupa pungutan liar oleh oknum Dinas Perhubungan saat melintas di Palembang, Sumatera Selatan, pada 8 Januari 2026.

Saat ini, para relawan masih berada di Kota Medan untuk mendata kerugian akibat pencurian tersebut.

Di tengah kondisi fisik dan mental yang terkuras setelah menjalankan misi kemanusiaan, mereka harus menerima kenyataan pahit kehilangan perlengkapan penting.

Peristiwa ini pun berpeluang untuk dilaporkan ke pihak kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com