Beritabanten.com – Aksi kemanusian untuk koran banjir dan tanah longsor di Kota Sibolga, Semaera Utara terus bedatangan. Kali ini dari Kementerian Agama Kota Sibolga yang menyalurkan bantuan sembako.
Pantauan media, Kemenag Kota Sibolga melakukan acara penyerahan simbolik di Kantor pada Selasa 16 Desember 2025. Jajaran Kemenag Kota Sibolga larut dengan para penerima manfaat bantuan, selain serah terima ada silaturahmi prihal kondisi terakhir di tempbat bencana.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga Muhammad Rosyadi Lubis mengatakan, bantuan tersebut bersumber dari Kementerian Agama dan disalurkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Kota Sibolga.
Program ini ditujukan untuk mendukung penanganan dampak bencana banjir dan longsor yang melanda Kota Sibolga pada 25 November 2025, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.
“Berdasarkan hasil koordinasi dan asesmen kebutuhan bersama pengelola dapur umum Kota Sibolga, diketahui bahwa ketersediaan bahan pangan telah mencukupi,: kata dia, dinukil dari rilis resmi, Rabu 17 Desember 2025.
“Oleh karena itu, bantuan sembako dialihkan untuk disalurkan secara langsung kepada masyarakat terdampak guna meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran bantuan,” dia tambahkan.
Kakankemenag Sibolga menyampaikan, sebanyak 200 paket sembako didistribusikan kepada penerima manfaat, dengan komposisi beras 10 kilogram, gula pasir 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta mie instan 1 dus.
Pendataan penerima dilakukan secara sistematis dan berbasis data valid melalui kerja sama lintas satuan kerja terkait.
“Instansi yang terlibat dalam pendataan meliputi MIN 1 dan MIN 2 Sibolga, MTsN dan MAN Sibolga, Bimas Kristen, PAKIS, serta KUA Sibolga Kota, Sibolga Utara, Sibolga Sambas, dan Sibolga Selatan. Pendekatan kolaboratif ini bertujuan memastikan distribusi bantuan berjalan adil, merata, dan akuntabel,” ucapnya.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan melalui sejumlah posko, antara lain Posko Kemenag Kota Sibolga, MAN Sibolga, MIN 1 Sibolga, KUA Sibolga Utara dan Selatan, serta Masjid Al-Istiqomah Kelurahan Aek Manis Kota Sibolga. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 16–18 Desember 2025, sebagai wujud komitmen Kemenag dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat pascabencana. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan