CIPUTAT TIMUR – Kabar duka mendalam bagi warga Tangsel. Salah satu diantara tokoh pemekaran Kota Tangsel, H Suryadi Bin Nian Bin Saun, meninggal dunia.
Almarhum meninggal dunia saat dalam perawatan di RS Hermina Ciputat, Selasa (2/1/2024) dini hari pukul 02.00 Wib.
Pantauan di lapangan, rumah duka sejak pagi dipadati para pelayat berlokasi di Sandratex Rempoa, Ciputat Timur, Tangsel seperti Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan, tokoh politisi PPP H Ruli, kepala dinas, Ketua Umum KONI Tangsel Hamka Handaru, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para kolega.
Almarhum tercatat sebagai Caleg DPRD Provinsi Banten dari PPP nomor urut 4. Almarhum juga salah satu politisi ulung Putra Tangsel.
Para pelayat mengaku kaget atas meninggalnya H Suryadi. Pasalnya tidak pernah mengeluh sakit. Tiba-tiba mendapat kabar pergi untuk selamanya.
Adik bungsu almarhum Neneng Hasanah menceritakan almarhum di rawat sejak enam hari lalu. Hari Minggu jelang tahun baru, Neneng sempat menjenguk ke rumah sakit sembari memberikan semangat.
“Saat saya datang almarhum sempat melihat saya dalam kondisi terpasang alat bantu pernafasan karena awalnya mengeluh sesak. Saya bilang semangat biar cepat sembuh. Tapi saat itu almarhum melambaikan tangan dua kali,” tuturnya.
Keluarga juga sangat terpukul, karena tidak pernah mengeluh sakit. Almarhum selama hidup menjadi anak yang paling disayang sama orangtua. Termasuk saat terjun di dunia politik, ibu sangat mendukung.
“Almarhum paling disayang sama ibu. Makanya saat nyaleg juga selalu didukung. Kalau ibu bilang jangan maju, almarhum juga ngak maju,” tambah Neneng anak ke 14.
Sambung Neneng, tentunya keluarga ikhlas atas kepergian Kaka tercinta. Semoga amal kebaikannya almarhum diterima Allah SWT. Ada kenangan yang tidak pernah hilang dari keluarga besar, almarhum orangnya humoris, gaya bicaranya ceplas ceplos dan sayang sama keluarga. Juga sangat suka menolong orang.
Politisi PPP H Ruli menuturkan jika sejak muda dengan almarhum terjun dalam duni politik. Ia pun menceritakan jika Almarhum pertama kali menjadi anggota DPRD kabupaten Tangerang tahun 1997. Kemudian dipercepat maju pada 1999.
“Sejak bujangan saya dengan beliau merintis di PPP di Tangsel. Setelah menjabat dua kali sebagai dewan Kabupaten Tangerang sempat istirahat. Kemudian jadi lagi tahun 214 dari Nasdem. Tahun 2019 istirahat. Lalu tahun ini 2024 kembali nyalon. Beliau adalah politisi ulung,” tutur Caleg DPRD RI itu.
Lanjut ia, almarhum adalah tokoh Tangsel yang humoris dan kalau bicara ceplos ceplos tapi orangnya baik. Artinya selalu tidak pernah mengambil hati sehingga banyak kawannya. Ia adalah salah satu tokoh pencetus pemekaran sehingga jasanya begitu banyak kepada Tangsel.
“Dua kali jadi dewan PPP dan kini kembali khitahnya yakni ke PPP menandakan hal yang baik. Hal ini sama persis seperti H Lulung kembali ke PPP kemudian meninggal dunia Insya Allah Khusnul khatimah,” doanya. [Red]
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan