Beritabanten.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang  gelar Gebyar Bulan Merdeka Belajar di Alun-alun Tigaraksa dari 29 April sampai 31 Mei 2024.

Ada rangkaian kegiatan peningkatan kompetensi pendidik, tenaga kependidikan serta pengembangan talenta peserta didik.

“Hari ini, kami melakukan kegiatan dalam rangka hardiknas sekaligus mencanangkan bulan merdeka belajar Tingkat Kabupaten Tangerang,” kata Kedis Pendidikan Dadan Gandana dalam keterangannya, Kamis (2/5/2024).

Dia uraikan, kegiatan ini sekaligus menjadi wadah untuk para siswa dan siswi yang bertalenta seni dengan menjuarai festival lomba seni siswa Tingkat Kabupaten Tangerang.

Selain itu, ia menjelaskan terdapat ratusan peserta yang ikut hadir dalam acara tersebut, mulai dari tenaga pendidik hingga siswa di 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang

Tak hanya itu, terdapat  beberapa Dinas dan PGRU kecamatan serta Satuan Pendidikan yang membuka stand untuk berpartisipasi dalam Hardiknas 2024.

“Dalam kegiatan yang kami laksanakan ini, terdapat 1.500  orang guru dan kepala sekolah, 250 siswa se-Kabupaten Tangerang serta 62 stand yang terdiri dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pelayanan publik dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, BAZNAS, perguruan tinggi dan Persatuan Guru Republik Indonesia dari kecamatan,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekda Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa Bulan Merdeka Belajar merupakan bentuk pembuktian Pemkab Tangerang peduli pada kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan dan kualitas pendidikan.

“Harapannya bisa memberikan anak didik kesempatan untuk belajar. Merdeka Belajar itu tempat mereka bisa leluasa melaksanakan proses belajar mengajar baik di sekolah, kegiatan formal, ekstrakulikuler dan sebagainya dengan berkolaborasi untuk peningkatan mutu pendidikan,” ucapnya

Kegiatan semakin meriah dengan  pemberian secara simbolik bantuan bedah rumah layak huni dengan nominal Rp.783 juta, meubeler sekolah sebanyak Rp365,5 juta, sanitasi madrasah atau sekolah Rp217,5 juta, sarana pondok pesantren  Rp200 juta dan Program Satu Kecamatan Satu Sarjana (SKSS) Rp92,4 juta. (Red) .

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com