Beritabanten.com – Perang terhadap narkoba di Kabupaten Tangerang sudah manyaras pada para atlet. Sebanyak 60 orang mengikuti arahan dari Badan Narkotika Kabupaten Tangerang di Gedung PU lantai 2 Ruang Parakan, Kamis (22/8/2024).
Ketua BNK Kabupaten Tangerang, Dedy Sutardi mengingatkan kepada para Atlet harus mewaspadai bahaya narkoba dengan berani mengatakan tidak dalam penggunaan barang haram itu.
“Biasanya para atlet menggunakan obat terlarang untuk digunakan sebagai doping untuk mendongkrak performa ketika mengikuti suatu pertandingan,” ujarnya pad awak media, Kamis.
“Ini merupakan sesuatu hal yang salah dan harus dicegah agar tidak terjadi,” sambung dia.
BNK dan pemerintah mewujudkan perang atas narkoba dengan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan penyalahgunaan dan Pengedaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN-PN).
Itu merupakan turunan dari Program Lingkungan Masyarakat Bersinar (Bersih Narkoba).
Amanah Permendagri Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Pasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika jadi acuan P4GN-PN tersebut.
Harapannya para atlet menjadi duta perangi narkoba di masyarakat dengan perannya tanpa doping kala bertanding.
Hal tersebut, tegas Dedy, bakal lahirkan kegiatan positif dengan strategi perang terhadap penyalahgunaan narkoba di masyarakat.
“Kami terus perangi narkoba, terutama di lingkungan atlet dan pegiat olahraga, untuk mendapat prestasi tanpa narkoba,” katanya.
Nantinya, para atlet bisa mengetahuai bahaya narkoba sekaligus menularkannya pada sesama atlet.
Niat Dedy selaras dengan Ketua Koni Kabupaten Tangerang, Eka Wibayu yang melihat kegiatan itu sangat penting bagi para atlet untuk mencegah lebih dini dan mengetahui betapa bahayanya narkoba.
“Terima kasih kepada BNK Kabupaten Tangerang dan Kesbangpol yang sudah mengadakan kegiatan seperti ini untuk para atlet. Atlet jangan sampai ada yang terkena narkoba!” dia meminta. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan