Beritabanten.com – Anggota DPRD Provinsi Banten, Abraham Garuda Laksono menegaskan pentingnya perhatian serius terhadap masalah stunting dalam rangka membangun generasi yang siap bersaing di kancah global.
Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan pembinaan pelayanan kesehatan kerja dan olahraga yang terintegrasi dengan Layanan Premier (ILP) di Puskesmas Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa (03/12/24).
Abraham mengungkapkan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri selalu mengingatkan para kader untuk turun langsung ke masyarakat dan menyelesaikan masalah stunting.
Ia menjelaskan bahwa stunting bukan hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga pada perkembangan kognitif mereka. Stunting dianggap sebagai ancaman serius bagi masa depan bangsa, terutama di era globalisasi.
“Anak-anak adalah masa depan kita. Jika masalah stunting tidak segera ditangani, ini akan berdampak buruk, tidak hanya pada level individu tetapi juga pada kemampuan bangsa kita untuk bersaing di kancah internasional,” ujar Abraham.
Abraham menambahkan bahwa stunting bukanlah masalah yang muncul secara tiba-tiba, melainkan hasil dari proses yang dimulai sejak masa kehamilan hingga kelahiran.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya intervensi dini, seperti program Layanan Premier (ILP) yang dirancang untuk menangani stunting dengan pendekatan siklus hidup. Program ILP yang diperkenalkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Banten melibatkan skrining langsung di puskesmas dan edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya terpadu ini.
Ibu Irina, Kepala Tata Usaha Puskesmas Kelapa Dua menyampaikan bahwa meskipun pelaksanaan ILP menunjukkan hasil positif, tantangan seperti kekurangan sumber daya manusia, termasuk dokter gigi, masih menjadi hambatan.
“Kami berusaha memperbaiki layanan berdasarkan masukan masyarakat agar lebih optimal,” jelasnya.
Abraham juga menegaskan bahwa kesehatan harus menjadi prioritas utama dalam kebijakan pembangunan, sejalan dengan arahan partainya, PDI Perjuangan yang mengingatkan pentingnya fokus pada masalah stunting.
“Kesehatan adalah isu utama yang tidak bisa kita abaikan. Penanganan stunting tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga memastikan kita memiliki generasi yang siap menghadapi tantangan global,” tegasnya.
Dinas Kesehatan Provinsi Banten, melalui perwakilannya Nurul Syifa, menyatakan komitmen untuk terus membina dan mensosialisasikan program kesehatan, termasuk ILP, demi menangani tantangan stunting. Dukungan dari DPRD dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencapai tujuan bersama.(Nul)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan