Beritabanten.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menghadapi kendala serius dalam pengelolaan sampah warganya pasca korupsi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Masalah ini semakin diperparah dengan kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang di Serpong yang kian terbatas.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengungkapkan bahwa lahan tersisa di TPA Cipeucang sangat terbatas dan diperkirakan hanya cukup hingga bulan Juli. Akibat keterbatasan ini, tumpukan sampah mulai terlihat di berbagai ruas jalan di wilayah tersebut.

“Masih ada sedikit lahan tersisa di Cipeucang. Mudah-mudahan bisa bertahan sampai Juli,” ujar Benyamin pada Selasa (22/4/2025).

Ia mengakui bahwa kasus korupsi yang menjerat Kepala Dinas dan Kepala Bidang DLH berdampak signifikan terhadap layanan pengelolaan sampah. Meski begitu, Benyamin menegaskan bahwa penanganan masalah ini tidak akan dibiarkan berlarut.

“Memang ada dampak psikologis dari kasus hukum tersebut. Tapi saya sudah instruksikan Plt Kepala DLH yang baru untuk segera mengangkut sampah dan jangan sampai ada yang menumpuk di pinggir jalan,” tegasnya.

Benyamin juga menuturkan bahwa ia telah memberi mandat kepada Plt Kepala DLH untuk menangani sampah secara menyeluruh, dari proses awal hingga akhir. “Saya sudah dua kali panggil dan briefing langsung agar pengelolaan sampah dilakukan maksimal,” tambahnya.

Sebagai langkah antisipatif, Pemkot Tangsel juga menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk menjajaki kerja sama pembuangan sampah secara legal ke TPA Jatiwaringin, Buaran Jati, Kecamatan Sukadiri.

“Sudah ada MoU dengan Kabupaten Tangerang untuk pembuangan sampah ke sana. Aturannya dan biayanya sedang dibicarakan lebih lanjut,” jelas Benyamin.

Selain itu, penjajakan kerja sama juga dilakukan dengan Pemkab Pandeglang meskipun jaraknya cukup jauh. Sementara itu, pemetaan ulang TPA Cipeucang juga telah dilakukan.

“Selagi menunggu realisasi proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), kami terus menjalin kerja sama. Target saya, proses groundbreaking PSEL bisa dimulai pada Desember nanti,” pungkas Benyamin. (Azk)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com