Beritabanten.com – Tim riset dari Truebaum Institute merilis hasil analisis bahasa forensik yang menggunakan metode ‘identifikasi penulis’ (author identification) pada hari Kamis 9 April 2025.

Cara tersebut terbilang beda dengan teknik analisis validitas pernyataan (Statement Validity Analysis atau SVA) yang sering digunakan.

Metode ini secara statistik mengevaluasi apakah pesan-pesan yang ditulis pada waktu yang berbeda kemungkinan berasal dari penulis yang sama.

Berbeda dengan SVA yang menilai kredibilitas isi pernyataan, metode “identifikasi penulis” berfokus pada pola bahasa penulis.

Analisis yang diminta oleh pihak Kim Soo Hyun membandingkan pesan-pesan dari tahun 2016, 2018, dan 2025.

Pesan dari tahun 2025 sudah dipastikan berasal dari Kim Soo Hyun, berdasarkan percakapan KakaoTalk nyata dengan seorang kenalan yang identitasnya diketahui.

Temuan utama dari analisis ini menegaskan pesan dari tahun 2018 dan 2025 tidak menunjukkan perbedaan signifikan secara statistik dengan kemungkinan besar keduanya ditulis oleh orang yang sama, yaitu Kim Soo Hyun.

Sebaliknya, pesan dari tahun 2016, yang sebelumnya dipublikasikan oleh saluran YouTube Garo Sero Institute, memperlihatkan perbedaan gaya dan pola bahasa yang jelas dibandingkan dengan pesan dari tahun 2018 dan 2025.

Kemungkinan bahwa pesan 2016 dan 2025 ditulis oleh orang yang sama hanya sekitar 8%, dengan tingkat kepercayaan 95%.

Perbandingan pesan antara 2016 dan 2018 juga menunjukkan tingkat kemiripan yang rendah, dengan tingkat kepercayaan 92%.

Hasil ini memberikan indikasi kuat bahwa pesan-pesan dari tahun 2016 bukan ditulis oleh Kim Soo Hyun, yang mengarah pada dugaan bahwa pesan tersebut bisa jadi telah dimanipulasi atau dipalsukan.

Metode “identifikasi penulis” ini memang masih baru di Korea Selatan, namun sudah digunakan secara luas dalam konteks akademik dan hukum di negara lain, terutama dalam investigasi kriminal dan verifikasi dokumen.

Publik kini menantikan bagaimana hasil analisis ini akan memengaruhi perkembangan kasus Kim Soo Hyun ke depan. (Sra)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com