Beritabanten.com – Rumah terendam banjir di Kabupaten Lebak terus bertambah, tadinya 1.202 unit sampai hari ini Selasa (3/12/) sore menjadi 1.345 unit.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, mengaku terus melakukan pendataan.
“Kami sampai saat ini masih melakukan pendataan jumlah rumah warga yang terdampak banjir,” katanya pada Antara, Selasa.
Dijelaskan, penyebab banjir adalah curah hujan tinggi sepanjang Senin (2/12) sore hingga Selasa siang dan sejumlah aliran sungai meluap.
Terdampak Banjir Dekat ke Sungai
Masyarakat yang terdampak banjir tersebut kebanyakan bermukim yang lokasinya berdekatan dengan aliran sungai.
Banjir di Kabupaten Lebak terjadi di Kecamatan Cibadak , Rangkasbitung, Cipanas, Cimarga, Gunungkencana, Cijaku, Wanasalam, Malingping, Bayah, Panggarangan, Cirinten, Cigemblong, Cijaku, Sajira, Bojongmanik, dan Leuwidamar.
Namun, sebagian besar warga sudah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan sampah bekas serta lumpur setelah banjir surut.
“Kami berharap seluruh warga yang terdampak banjir bisa kembali menempati rumah,” katanya menjelaskan.
Warga Senang Kembali ke Rumah
Sementara itu, sejumlah warga Ciakar Gunungkencana Kabupaten Lebak mengaku bahwa mereka sudah kembali ke rumah setelah banjir surut pada siang hari, sebab banjir yang melanda wilayahnya sejak malam.
Warga merasa senang setelah banjir surut dan kembali pulang untuk menempati rumah.
“Kami sekarang bersama keluarga sudah menempati rumah yang terendam banjir setinggi 100 sentimeter,” kata Entin (45) seorang warga Ciakar Gunungkencana Kabupaten Lebak. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan